aa
H Isran Noor. (Foto Intoniswan)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Gubernur Kalimantan Timur, Dr. Ir H Isran Noor, M.Si mengaku tidak akan kampanye untuk calon presiden tertuntu untuk Presiden 2019-2024 sebab, bisa menimbulkan keterbelahan di masyarakat Kaltim.

“Biarlah masyarakat menentukan sendiri pilihannya, saya sendiri tidak akan kampanye untuk capres tertentu. Saya tidak mau karena ikut kampanye masyarakat Kaltim jadi terbelah,” kata Isran Noor ketika berbicara di Rapat Koordinasi Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, dan Perbankan se-Kaltim di Kantor Bank Indonesia Perwakilan Kaltim, Selasa (26/2).

Menurut Isran yang dilantik sebagai gubernur, 1 Oktober 2018 tersebut, untuk memulai kerjanya sebagai seorang gubernur dan melihat tantangan pembangunan Kaltim, dia perlu fokus pada tugas-tugas pokoknya dan memerlukan rakyat Kaltim bersatu. “Sebagai pribadi tetentu saya punya pilihan dan akan menggunakan hak pilihnya, tapi saya tidak akan kampanye untuk capres tertentu,” katanya.

Diterangkan, kondisi Kaltim menjelang Pilpres sebagaimana dilaporkan aparat keamanan berada di zona “hijau”, artinya masuk dalam wilayah aman. Itu harus dipertahan bersama sebab, dalam kondisi aman pembangunan bisa dilaksanakan. “Kita jaga bersama agar Kaltim tetap kondusif,” kata Isran.

Masyarakat juga diharapkan gubernur menjelang Pilpres tidak terlalu “tegang” sebab Pilpres sudah menjadi hal biasa sejak tahun 2004, dari itu lihatlah Pilpres bagian dari peristiwa politik biasa. “Anggap saja hiburan, kalau mau sedikit serius ya tonton saja televisi yang menyiarkan tentang pilpres,” ujar Isran.

Isran Noor maju sebagai gubernur Kaltim 2018-2023 berpasangan dengan H Hadi Mulyadi sebagawi wakil gubernur Kaltim dicalonkan di Pilkada Katim 2018 oleh partai Gerindra, PKS, dan PAN yang sekarang mencalonkan Prabowo sebagai Presiden dengan wakil Sandiaga Uno. (001)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *