Isran Serahkan Rumah Layak Huni Bagi Warga Miskin Balikpapan Timur

Gubernur Kaltim DR H Isran Noor meresmikan rumah layak huni di Lamaru, Balikpapan Timur. Tahun ini Pemprov Kaltim melalui.APBD Kaltim membangun rumah layak huni bagi warga miskin sebanyak 1.100 unit dan tersebar di 10 kabupaten/kota se-Kaltim (Foto: Istimewa)

BALIKPAPAN.NIAGA.ASIA – Gubernur Kaltim DR H Isran Noor akhiri kunjungan kerja (Kunker) selama tiga hari ke wilayah Selatan Kalimantan Timur, di Kota Balikpapan, Sabtu (16/10/2021).

Di Balikpapan, Isran menutup Kunker dengan melaksanakan 4 kegiatan. Pertama, di Hotel Grand Senyiur Balikpapan dengan agenda membuka sekaligus pengalungan tanda peserta pelatihan UMKM, menandatangani Berita Acara Serah Terima Aset berupa pengadaan dan pemasangan pipa distribusi air untuk bahan baku air bersih bagi PDAM Balikpapan berkapasitas 200 liter per detik dari Waduk Teritip Balikpapan yang dibangun dengan APBD Kaltim.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan penyerahan bantuan-bantuan berupa Bapres Produktif Usaha Mikro (BPUM), Rumput Laut, Coolbox, Trammel Net, Surat Kelayakan Pengolahan Hasil Perikanan, Surat Izin Kapal Wisata Bahari, Life Jacket bagi Kelompok Masyarakat Pengawas Pengairan, santunan kematian, dan bantuan dana Rp2 juta.

Kedua, melakukan peninjauan lapangan lokasi pembangunan drainase Sekunder di Jalan MT Haryono, dalam rangka pengendalian banjir, di mana dananya juga bersumber dari APBD Kaltim.

Ketiga, mengunjungi lokasi pembangunan rumah layak huni di Lamaru, Balikpapan Timur tahun 2021 menggunakan APBD Kaltim, penyerahan rumah layak guni, pemasangan tanda rumah layak huni, dan audiensi dengan warga penerima rumah layak huni.

Keempat, Gubernur Isran juga meninjau Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Manggar di Balikpapan Timur.

Saat memberikan sambutan di pembukaan pelatihan peningkatan kapasitas pelaku UMKM, Isran mengungkapkan bahwa dia dalam kondisi dan situasi bahagia.

“Saya happy karena penularan COVID-19 sudah sangat menurun,” katanya pada peserta pelatihan.

Dikatakan, selama penularan COVID-19, dirinya bersama pejabat di Pemprov Kaltim tidak bisa istirahat karena terus memikirkan korban meninggal akibat COVID-19.

Gubernur Kaltim DR H Isran Noor tandatangani hibah aset berupa pipa distribusi air baku bagi PDAM Balikpapan kapasitas 200 liter per detik dari waduk Teritip yang dibangun menggunakan APBD Kaltim ke Pemkot Balikpapan. (Foto: Intoniswan/Niaga Asia)

Pemerintah Kota Balikpapan yang prestasinya tak tertandingi dalam membangun, peraih terbanyak panji-panji keberhasilan membangun, gagal total menghadapi COVID-19 yang penularannya memang tidak bisa dilihat dengan mata.

“Kita wajib bersyukur kondisi mulai normal,” katanya.

Menurut Isran, setelah COVID-19 sangat menurun, kegiatan untuk memulihkan usaha dan ekonomi sudah bisa dimulai dalam kondisi yang jauh lebih baik dibanding negara-negara lain di Eropa, India dan Tiongkok.

“Inggris saat memulai memulihkan ekonomi berhadapan dengan krisis energi. India dan Tiongkok juga begitu, harus membeli batubara dari Indonesia dengan harga sangat tinggi, USD 285 per metrik ton,” ungkap Isran.

Kepala Dinas Pekerjaan Umun, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda, kepada Niaga Asia menjelaskan, total rumah layak huni yang dibangun menggunakan APBD Kaltim 2021 berjumlah 1.100 unit.

“Rumah layak huni yang diserahkan Pak Gubernur hari ini, bagian dari 1.100 unit yang dibangun tahun ini,” ujar Fitra.

Rumah layak huni yang dibangun sebanyak 1.100 unit tidak hanya di Balikpapan, tapi tersebar di semua kabupaten/kota se-Kaltim. “Sebanyak 1.100 unit rumah itu, akan selesai semuanya akhir Desember depan,” tambah Fitra.

Selain itu, lanjutnya, pembangunan rumah layak huni di Kaltim, juga ada yang menggunakan dana APBN melalui Kementerian PUPR sebanyak 3.000 unit lebih, di mana lokasinya tersebar di kabupaten/kota se-Kaltim.

“Pekerjaan pembangunan rumah layak huni lebih dari oleh Kementerian PUPR juga akan selesai sebelum berakhirnya tahun anggaran tahun 2021,” pungkas Fitra.

Saat melaksanakan kegiatan di Balikpapan, Gubernur Isran Noor didampingi Kepala Disperindagkop dan UKM Kaltim HM Yadi Robyan Noor, Kepala Dinas Sosial Kaltim Agus Hari Kesuma, serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Timur Riza Indra Riadi.

Penulis : Intoniswan | Editor : Saud Rosadi

Tag: