Isran Tegaskan Tolak Wacana Penghapusan Tenaga Honorer di Depan Gubernur se-Indonesia

Gubernur Kaltim, H Isran Noor saat menyampaikan pidato pembuka sebagai Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) masa bakti 2022-2023. (Foto Heri/Niaga.Asia)

BALIKPAPAN.NIAGA.ASIA – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim)H Isran Noor yang baru saja menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) masa bakti 2022-2023 kembali menyampaikan sikapnya terhadap isu penghapusan tenaga honorer di depan gubernur se-Indonesia yang juga anggota APPSI.

Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim itu dengan tegas menolak wacana pengahapusan tenaga honorer tersebut.

“Dipikir-pikir lah, jangan asal hapus honor itu,” kata Isran dalam sambutannya usai serah terima jabatan dari Ketua Umum APPSI masa bakti 2019-2022 Anies Baswedan, Rabu malam (26/10) di Hotel Novotel Balikpapan.

Serah terima jabatan kepemimpinan APPSI dari mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan ke Gubernur Kaltim, H Isran Noor, di Novotel Hotel  Balikpapan, Rabu malam  (26/10/2022). (Foto Heri/Niaga.Asia)

baca juga:

Isran Noor Resmi Jabat Ketua Umum APPSI 2022-2023, Gantikan Anies Baswedan

Masalah ini, lanjut Isran, perlu dibahas bersama oleh seluruh anggota APPSI. Bisa dibayangkan jika dihapus, maka kurang lebih empat juta orang dengan asumsi satu tenaga honor menghidupi satu istri dan dua anak, maka setidaknya ada 12 juta orang yang bergantung hidup dari kerja tenaga honor.

“Bisa dibayangkan kalau dihapus itu honor. Padahal tenagahnya dibutuhkan oleh kita semua,” ungkapnya.

Menurut Isran, tidak ada alasan bahwa tidak memiliki kemampuan keuangan sehingga mengharuskan untuk menghapus tenaga honorer tersebut.

“Itu urusan negara. Negara perlu mampu menciptakan lapangan kerja di luar itu,” pungkasnya.

[Kontributor: Heri | Editor: Intoniswan | ADV Diskominfo Kaltim]

Tag: