aa
Walikota Samarinda, Syaharie Jaang menyerahkan secara langsung hadiah  kepada Juara I lomba MTQ Internasional di Bahrain pada Mei 2019 lalu, Tubagus Syahroni berupa rumah tipe 36 seharga Rp 290 juta.

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Walikota Samarinda, Syaharie Jaang menyerahkan secara langsung bonus kepada Juara I lomba MTQ Internasional di Bahrain pada Mei 2019 lalu, Tubagus Syahroni berupa rumah tipe 36 seharga Rp 290 juta. Bonus tadi diserahkan saat momen peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dilingkungan Pemkot Samarinda, Rabu (4/12) pagi, di gedung GOR Segiri Samarinda, usai Tubagus melantunkan ayat suci Al Quran.

Tubagus sendiri didaulat sebagai Qori’ Terbaik I Internasional yang telah mengharumkan nama Indonesia. Sebelumnya, Imam Masjid Al-Husna Perumnas Juanda 8 Samarinda ini, pernah Juara 1 MTQ Provinsi Kaltim yang dilaksanakan di Kabupaten Berau. Kemudian Juara 3 MTQ Nasional pada cabang lomba Qiraat Mujawwad dewasa putra yang dihelat di Medan Provinsi Sumatera Utara pada Tahun 2018.

Walikota Syaharie Jaang, dalam arahannya memberikan apresiasi kepada Tubagus Syahroni Qori yang telah mengharumkan nama Samarinda hingga level internasional. Ia mengatakan hadiah yang didapatkan qori terbaik Indonesia ini sesuai dengan prestasi yang ia toreh.

“Oleh itu saya minta moment penyerahannya pas peringatan Maulid Nabi Muhammad di lingkungan Pemkot, maksudnya biar keluarga besar Pegawai bisa mengenal Tubagus yang sudah mengharumkan nama kota kita ini,” kata Jaang.

Ia berharap, kedepan Samarinda bisa melahirkan qori-qori hebat seperti Tubagus yang bisa tembus hingga level Internasional. Terpenting sambung dia misi nya adalah syiar agama yang utama sedangkan Prestasi adalah bonusnya.

Sementara Habib Muhammad Bin Muhdor Al Athos dalam ceramahnya peringatan maulid pagi itu, menyampaikan jika umat muslim wajib memuliakan nabi Muhammad SAW dengan menjalankan semua sunah-sunah nya. Termasuk yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Kota yang menurut Habib, setiap pelaksanaan hari besar islam selalu diperingati dengan melibatkan semua pegawai dan unsur masyrakat.

“Semoga tradisi ini bisa terus menerus dilakukan Pemkot dengan mengedepankan silaturahmi seperti yang dianjurkan rasulullah,”ungkapnya.(kmf4/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *