Jadi Rektor Untag Samarinda, Zuhdi Yahya Mau Perbesar Praktik Lapangan Ketimbang Teori

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Rektor dan Wakil Rektor Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, Rabu 14 Januari 2026. (niaga.asia/Nur Asih Damayanti)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA — Rektor dan Wakil Rektor I hingga III di Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Samarinda resmi berganti. Saat ini Zuhdi Yahya ditetapkan sebagai Rektor Untag Samarinda periode 2026-2030. Selama lima tahun ke depan, Untag akan membuat beberapa program studi (Prodi) baru.

Zuhdi menerangkan, mengawali kepemimpinannya, dia akan melakukan pembenahan internal secara menyeluruh, untuk memastikan seluruh program kerja universitas selaras dengan tantangan dunia kerja masa kini, dan mampu menciptakan lapangan kerja baru.

“Kita ingin menuju kampus wirausaha. Jadi, mahasiswa lulus sudah punya bekal dan bisnis wirausaha sendiri,” kata Zuhdi di Auditorium Ardans Untag Samarinda, Jalan Ir H Juanda, Rabu 14 Januari 2026.

Untuk mewujudkan hal itu, Zuhdi akan merombak pola pembelajaran di perguruan tinggi yang dia pimpin. Porsi praktik lapangan akan diperbesar dibandingkan teori di dalam kelas. Tujuannya, agar mahasiswa memiliki gambaran nyata mengenai kondisi industri dan dunia bisnis

“Kita akan mulai membuka unit-unit usaha koperasi di tingkat program studi. Setiap Prodi harus punya unit usaha, agar larinya ke praktik lapangan. Kita juga akan menggandeng unit usaha dari luar untuk bekerja sama,” ujar Zuhdi.

Selain itu, untuk mendukung Sumberdaya manusia yang berkualitas dan berdaya saing, Untag berencana membuka Prodi yang fokus pada Teknologi Informasi (TI) dan industri sumber daya energi.

“Kita kaya akan mineral seperti tambang, itu cukup besar. Kita akan bahas soal pascatambang atau reklamasinya yang selama ini menjadi pekerjaan rumah kita. Kita juga membuka peluang untuk energi hijau, ekonomi hijau, dan masalah lingkungan,” ujarnya.

Terkait tenaga pengajar, Untag kini memiliki tenaga yang profesional di bidangnya, serta menggandeng beberapa tenaga dari luar.

“Kita akan buat tim pengajar gabungan. Isinya dosen internal kita dan tenaga berpengalaman dari perusahaan yang relevan dengan jurusan baru tersebut,” jelas Zuhdi.

Saat ini Untag Samarinda sendiri memiliki 6 Prodi, yakni teknik sipil, administrasi publik, psikolog, agroteknologi, hukum dan akuntasi.

Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni menitipkan pesan mendalam bagi kepemimpinan baru ini. Dia menilai perguruan tinggi memiliki peran krusial dalam mencetak inovator dan pemimpin masa depan.

“Pemprov menaruh harapan besar kepada Untag untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pengabdian masyarakat. Kami berharap perguruan tinggi di Kaltim dapat menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” demikian Sri Wahyuni mengingatkan.

Penulis: Nur Asih Damayanti | Editor: Saud Rosadi