Jalan Kadewa Tenggarong Ditutup Malam Takbiran

Jalan KH Dewantara (Kadewa). (Niaga.Asia/Lydia Apriliani)

TENGGARONG.NIAGA.ASIA – Arus lalu lintas di kawasan Jalan KH Dewantara (Kadewa), Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bakal ditutup sementara mulai pukul 19.00 WITA pada malam takbiran (Rabu/Kamis) Idulfitri 1447 Hijriah.

Penutupan ini dilakukan sebagai bagian dari pengaturan parkir kendaraan peserta pawai takbiran agar tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar, Yudi Apidiantara, yang juga merupakan Plh Kepala Dishub Kukar, mengungkapkan bahwa sebenarnya penutupan juga tidak dilakukan di sepanjang ruas jalan Kadewa, melainkan hanya di titik tertentu.

“Penutupan itu untuk parkir kendaraan peserta takbiran. Tapi tidak sepanjang jalan Kadewa, hanya dari Simpang Tiga Jalan Melati sampai Rumah Jabatan Sekda Kukar,” ujarnya kepada Niaga.Asia, Rabu (18/3/2026).

Dijelaskan Yudi, bahwa kawasan tersebut dipilih karena kerap menjadi titik kumpul kendaraan para peserta takbiran. Dengan dijadikannya sebagai kantong parkir, ia berharap tidak terjadi penumpukan kendaraan di jalur utama.

Sekretaris Dishub Kukar Yudi Apidiantara. (Niaga.Asia/Lydia Apriliani)

Selain itu, Dishub Kukar juga menyiapkan puluhan personel yang akan bertugas untuk mendukung pengamanan dan kelancaran arus lalu lintas selama malam takbiran.

“Sekitar 20 personel kami turunkan, khusus di Kota Tenggarong,” jelasnya.

Personel itu akan ditempatkan di sejumlah titik strategis yang dilalui rute pawai takbiran. Di antaranya Masjid Agung Sultan Sulaiman sebagai titik awal, Simpang Rumah Jabatan Sekda Kukar, Simpang Inspektorat, Jembatan Bongkok, hingga kawasan Taman Kota Raja.

Selanjutnya, arus pawai juga akan bergerak kembali melalui Jalan Imam Bonjol, kawasan Danau Semayang, dan melintasi Jembatan Baru sebelum kembali ke Masjid Agung.

Pengamanan dan pengaturan lalu lintas akan dimulai sejak selepas salat magrib hingga seluruh rangkaian kegiatan takbiran selesai.

“Petugas kami siaga dari habis magrib sampai selesai,” tambahnya.

Terkait rekayasa lalu lintas, Yudi memastikan sebagian besar ruas jalan di Tenggarong tetap berfungsi normal dua arah. Penutupan hanya diberlakukan di kawasan Kadewa sebagai titik parkir.

“Yang ditutup hanya di Kadewa. Untuk ruas lain karena cukup lebar, jadi tetap dua arah,” tegasnya.

Dishub Kukar juga mengimbau masyarakat untuk merayakan malam takbiran dengan tertib dan tidak berlebihan. Baik di masjid, musholla maupun di lingkungan masing-masing.

“Kami harap masyarakat Tenggarong tidak melakukan konvoi kendaraan di jalan raya yang berpotensi menimbulkan kemacetan dan membahayakan keselamatan,” harapnya.

Selain itu, penggunaan knalpot brong, petasan, maupun kembang api secara berlebihan juga diharapkan dapat dihindari karena berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Masyarakat juga diminta Yudi, untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.

“Para orang tua harap mengawasi remaja dan anak-anaknya agar tidak melakukan aktivitas yang berisiko. Yang paling penting, mari kita sambut Idulfitri dengan khidmat, tertib, dan aman,” pungkasnya.

Penulis: Lydia Apriliani | Editor: Intoniswan

Tag: