Jalan Muso Bin Salim Tenggarong Tahun Ini Diperbaiki 360 Meter

Kondisi Jalan Muso Bin Salim, Kelurahan Melayu, Tenggarong, yang berlubang dan tergenang air saat hujan. (Instagram: Infokukar)

TENGGARONG.NIAGA.ASIA – Jalan Muso Bin Salim di Kelurahan Melayu sepanjang 360 meter dipastikan diperbaiki tahun ini dengan anggaran sebesar Rp6,8 miliar, dengan konstruksi baru yakni rigid atau semenisasi.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PU Kukar, Linda Juniarti, mengatakan, perbaikan tetap akan dilaksanakan meski anggaran yang tersedia belum mencukupi untuk seluruh badan jalan. Fokus utama saat ini adalah memastikan permukaan jalan kembali layak dan aman dilalui masyarakat.

“Ada, cuma tidak full anggarannya, jadi kami prioritaskan untuk jalannya dulu. Saluran yang sisi kiri dari Imam Bonjol itu belum bisa kita kerjakan,” ujar Linda, Jumat (13/2/2026).

Sebelumnya, keluhan terkait kondisi Jalan Muso Bin Salim juga sempat mencuat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tenggarong 2026 untuk RKPD 2027 yang digelar di Gedung BPU depan Kantor Camat Tenggarong, Kamis (5/2/2026).

Diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Melayu, Lenny Darmayanti, bahwa kerusakan jalan Muso Bin Salim telah berlangsung lebih dari satu tahun dan berdampak langsung pada pelayanan publik di kantor kelurahan yang berada di ruas tersebut.

“Sudah satu tahun lebih rusak parah. Kami kasihan dengan masyarakat yang ingin melakukan pelayanan di Kelurahan Melayu, apalagi kalau curah hujan tinggi. Lubang-lubangnya besar-besar,” terangnya.

Seorang lansia kata dia, bahkan kesulitan melintas menggunakan sepeda akibat jalan berlubang dan tergenang air. Pihak kelurahan khawatir kondisi ini berpotensi menimbulkan kecelakaan.

“Kemarin saya lihat ada lansia, naik sepeda. Jadi dia memilih jalan itu saja sulit, yang kami khawatirkan, mungkin takut terjadi kecelakaan atau semacamnya,” bebernya.

Menanggapi hal itu, perwakilan Bidang Bina Marga Dinas PU Kukar, Laode Abdul Rahman, menjelaskan bahwa pada 2026 pihaknya akan melakukan rigid treatment pada badan jalan.

“Seminisasi ini terhadap badan jalannya. Untuk drainase belum tertangani. Jadi untuk badan jalannya tahun ini insya Allah sudah bagus, termasuk tikungannya,” jelasnya.

Saat ini prosesnya sudah memasuki tahap pelelangan pengawasan dan akan dilanjutkan dengan lelang fisik pekerjaan. Total anggaran yang dialokasikan untuk penanganan Jalan Muso Bin Salim sebesar Rp6,8 Miliar.

Penulis: Lydia Apriliani | Editor: Intoniswan

Tag: