Januari 2026, TPK Hotel Klasifikasi Bintang di Kaltim 51,87 Persen

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur, Mas’ud Rifai. (tangkapan layar BPS Kaltim)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Kalimantan Timur pada Januari 2026 tercatat 51,87 persen, turun 11,10 poin dibandingkan dengan Desember 2025. Sementara, jika dibandingkan dengan kondisi TPK Januari 2025 mengalami penurunan 0,18 poin.

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi nonbintang dan akomodasi lainnya di Kalimantan Timur pada Januari 2026 tercatat 24,81 persen, turun 3,54 poin dibandingkan dengan Desember 2025. Sementara, jika dibandingkan dengan kondisi TPK Januari 2025 mengalami  penurunan 2,82 poin.

Rata-rata lama menginap tamu hotel klasifikasi bintang pada Januari 2026 mencapai 1,53 hari. Rata-rata lama menginap tamu asing mencapai 2,58 hari, sedangkan rata-rata lama menginap tamu nusantara mencapai 1,52 hari.

Demikian dilaporkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur, Mas’ud Rifai dalam konferensi pers secara daring, Senin (2/3/2026).

Sementara jumlah kunjungan wisman (wisatawan mancanegara) pada Januari 2026, kata Mas’ud, mencapai 875 kunjungan. Jumlah tersebut turun sebesar 39,86 persen jika dibandingkan dengan Desember 2025. Sebaliknya, jika dibandingkan dengan Januari 2025 naik 129,66 persen.

“Jumlah perjalanan wisnas pada Januari 2026 mencapai 4.986 perjalanan. Jumlah tersebut naik sebesar 55,42 persen jika dibandingkan dengan Desember 2025.  Sementara, jika dibandingkan dengan Januari 2025 naik 28,94 persen,” katanya.

Jumlah perjalanan wisnus menurut kabupaten/kota tujuan pada Januari 2026 mencapai 1.375.871 perjalanan. Jumlah tersebut turun sebesar 1,03 persen jika dibandingkan dengan Desember 2025. Sementara, jika dibandingkan dengan Januari 2025 turun 0,77 persen.

Pada bulan Januari 2026, aktivitas perjalanan dan akomodasi kembali normal pasca libur Natal dan Tahun Baru. Selain itu, jumlah event pada bulan Januari 2026 mengalami penurunan jika dibandingkan dengan Desember 2025.

“Hal ini berdampak pada penurunan jumlah wisatawan Nusantara (Wisnus) serta penurunan hunian kamar hotel di Kaltim pada Januari 2026,” kata Mas’ud.

Desember 2025: Festival Dayung Manggar, East Borneo Islamic Festival (EBIF) 2025, Libur Akhir Tahun & Peak Season Wisata Bahari Berau (Derawan– Maratua–Kakaban), Kegiatan Pemerintahan & Kunjungan Kerja di Kawasan IKN, dan lainnya. Januari 2026: Pekan Raya Kaltim, Festival Aura Mahakam, Fun Run, Smaland Fest, dan See Near Gigs, dan berbagai event lainnya.

Penulis: Intoniswan | Editor: Intoniswan

Tag: