Direktur Utama Perum Perindo Fatah Setiawan Topobroto  saat menerima kunjungan Ketua Kamar Dagang dan Industri  (KADIN), Rosan Roeslani. (Foto Kementerian BUMN)

JAKARTA.NIAGA.ASIA– Potensi bisnis perikanan saat ini sangat besar. Apalagi diamati pada masa pandemi covid, sektor Perikanan kerap dilirik dunia usaha.  Di Perindo potensi bisnis dari hulu ke hilir dapat dikembangkan secara maksimal mulai dari penangkapannya, cold storage, pendistribusiannya, serta peningkatan kerja sama antar dunia usaha untuk mengembangkan bisnis perikanan.

Ketua Kamar Dagang dan Industri  (KADIN), Rosan Roeslani mengatakan itu saat berkunjung ke Perum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) Jakarta, Senin lalu.

Direktur Utama Perum Perindo Fatah Setiawan Topobroto mengatakan KADIN bisa berperan besar dalam dunia usaha termasuk sektor perikanan.

“Ini merupakan langkah awal membangun komunikasi dengan Kadin dalam mensinergikan dunia usaha perikanan, sehingga mampu berkolaborasi secara holistik baik dengan instansi pemerintah maupun pihak swasta dalam mengembangkan bisnis perikanan” kata Fatah disela-sela kegiatan kunjungan KADIN.

Menurut Rosan, Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta di Muara Baru berpeluang sebagai lokasi destinasi wisata perikanan di DKI Jakarta. Lokasi yang pas dan cocok secara infrastruktur untuk bisnis perikanan, ditambah lagi di pelabuhan perikanan ini dilengkapi dengan sarana pendukung perikanan yang terintegrasi mulai dari dock kapal, cold storage, pabrik es, bahan bakar minyak (BBM) juga tersedia, pelelengan Ikan hingga pendistribusiannya di Pasar Ikan Modern Muara Baru.

“Saya meyakini dibawah komando Jajaran Direksi baru Perum Perindo Direktur Utama Fatah Setiawan Topobroto, Direktur Keuangan M.Taufiq dan Direktur Operasional Raenhat Tiranto Hutabarat, Perum Perindo dapat memanfaatkan momentum menjadikan sektor Perikanan lebih besar lagi serta menjadikan Perikanan sebagai program utama pemerintah yang berkelanjutan dan berkesinambungan,” kata Rosan.

Indonesia memiliki kekayaan laut dan ikan, mestinya bisa menjadi ujung tombak saat ini dan kedepannya, karena potensinya besar. Dari sisi penyerapan tenaga kerja cukup banyak dengan melibatkan banyak nelayan dan pekerja mulai dari pembongkaran ikan, processing ikan sehingga pemanfatan Sumber Daya Manusia menjadi faktor penting di sektor Perikanan. (*/001)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *