Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalimantan Timur Andi M Ishak (Foto : Niaga Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Kasus positif Corona hari ini, menempatkan Kalimantan Timur di urutan kedua terbanyak di Kalimantan dengan 2.106 kasus, setelah Kalimantan Selatan dengan 6.889 kasus. Per hari ini, Kalimantan Timur menggeser Kalimantan Tengah dengan 2.087 kasus.

Berikutnya, Kalimantan Barat mencatat 429 kasus positif Covid-19. Disusul Kalimantan Utara terbanyak kelima dengan 303 kasus. Memang, ada perbedaan data nasional 46 kasus untuk Kalimantan Timur. Meski demikian, data itu sudah dikoreksi Satgas Covid-19.

Satgas Covid-19 Kalimantan Timur hari ini melaporkan, ada 520 kasus suspek baru yang masuk pemeriksaan laboratorium rujukan Covid-19. Total sejak awal pandemi Covid-19 di Kaltim pada Maret 2020 lalu sampai saat ini, ada 13.497 kasus suspek.

“Hari ini, ada penambahan 55 kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga total ada 2.106 kasus di Kalimantan Timur,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalimantan Timur Andi M Ishak, saat telekonferensi Rabu (12/8) sore.

Tabel kasus Covid-19 di Indonesia per hari Rabu (12/8) (Sumber : Satgas Covid-19 Nasional)

Andi menerangkan, masih ada 3.063 kasus suspek, yang masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Adapun tambahan 55 kasus baru Covid-19 di Kalimantan Timur hari ini, ada di kota Balikpapan 33 kasus, kabupaten Berau 2 kasus, kota Samarinda 8 kasus, dan kabupaten Kutai Kartanegara dengan 12 kasus.

Kasus Covid-19 Kalimantan Timur per hari Rabu (12/8) (Sumber : Dinkes Kaltim)

“Dari kasus itu, di Samarinda, pasien kode SMD406 perempuan 47 tahun yang dirawat di RSUD Abdul Wahab Sjachranie dengan gejala awal ISPA, dilaporkan meninggal pada 5 Agustus 2020. Pemakaman sesuai protokol Covid-19,” ujar Andi.

Sedangkan, untuk kasus sembuh hari ini dari Covid-19, dilaporkan ada 51 kasus. Rinciannta, di Berau 4 kasus, Kutai Barat 2 kasus, Balikpapan 14 kasus, dan Samarinda 29 kasus.

Dengan demikian, lanjut Andi, dari 2.106 kasus positif di Kalimantan Timur, kasus sembuh ada 1.381 kasus, dan meninggal dunia 60 kasus. “Sedangkan yang masih dalam perawatan ada 665 kasus,” demikian Andi. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *