Kaltara Berpeluang Mendapat Kuota Penerimaan Calon PNS Tahun Ini

aa
Grafis Infopubdok Kaltara.

TANJUNG SELOR.NIAGA.ASIA-Meski belum ada kepastian kuota penerimaan CPNS tahun ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) berpeluang untuk mendapatkannya, sesuai Surat Menteri Pan-RB RI Nomor. B/617/M.SM.01.00/2019, tentang pengadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2019.

“Dalam surat tersebut, disebutkan prioritas penerimaan CPNS tahun ini adalah untuk memenuhi kebutuhan pegawai di bidang pelayanan dasar pada satuan/unit kerja di daerah terpencil, tertinggal, dan terluar atau wilayah 3T,” ungkap Gubernur Kaltara, Dr. H Irianto Lambrie, Kamis (12/9/2019).

“Patut kita syukuri, mengingat kebutuan pegawai di Kaltara memang masih kurang,” kata gubernur.

Melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Pemprov Kaltara  juga telah mengusulkan formasi melalui aplikasi e-formasi milik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Sesuai informasi, ada sebanyak 1.818 formasi yang diusulkan.

“Kita berpeluang untuk mendapatkan formasi, karena wilayah Kaltara sebagai salah satu daerah yang masuk kategori 3T (terpencil, tertinggal, dan terluar),” ungkap gubernur. Selain Pemprov Kaltara, terdapat dua pemerintah daerah lainnya yang juga telah menyelesaikan tahapan pengusulan. Yakni, Pemkab Malinau dan Tana Tidung.

Menurut gubernur, sesuai Keputusan Presiden, pada penerimaan CPNS 2019, Pemerintah mengeluarkan aturan baru yang memungkinkan pelamar berusia 40 tahun melamar sebagai CPNS. Yang mana sebelumnya, batas maksimal pelamar CPNS adalah 35 tahun. “Ini berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) RI No. 17/2019 pelamar berusia 40 tahun bisa melamar sebagai CPNS 2019.”

Hanya saja, aturan tersebut hanya berlaku pada enam jabatan tertentu. Yakni dokter, dokter gigi, dokter pendidik klinis, dosen, peneliti, dan perekayasa. Di luar dari jabatan tersebut tetap batas usia pelamar maksimal berusia 35 tahun. (001)