jargas
Kota Bontang, Balikpapan, dan Penajam Paser Utara, serta Tarakan tahun ini mendapat jaringan gas ke rumah tangga sebanyak 19.861 SR.

SAMARINDA.NIAGA.ASIA- Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim)  dan Kalimantan Utara (Kaltara) tahun 2018 ini mendapat jatah jaringan gas (Jargas)  untuk 19.861  sambungan rumah (SR). Rinciannya untuk Kaltim 14.002 SR dan Kaltara 5.859 SR.

Hal itu tertuang dalam  Nota Kesepahaman Penyaluran Jargas 78.315 SR Antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) c.q Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) dengan 16 Pemerintah Kabupaten/Kota tentang Penyediaan dan Pendistribusian Gas Bumi Melalui Jaringan Gas Bumi (Jargas) untuk Rumah Tangga Tahun Anggaran 2018.

“Nota Kesepahaman ini dimaksudkan sebagai bentuk sinergi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk mendukung kelancaran penyediaan dan pendistribusian gas bumi melalui jargas dalam rangka menjamin ketahanan energi nasional,” kata Plt. Direktur Jenderal Migas Ego Syahrial di Gedung Migas, Jakarta (23/3).

Di laman resmi Kementerian ESDM,  Ego menegaskan pembangunan jargas akan mempercepat terlaksananya diversifikasi energi melalui pemanfaatan sumber energi dalam negeri demi mewujudkan energi berkeadilan serta pemerataan pembangunan di Indonesia.

Tahun 2018 ini, sebanyak 78.315 Sambungan Rumah (SR) akan disalurkan ke 16 kabupaten/kota. Untuk di Kaltim yang mendapat jatah Kota Bontang (5.000 SR), Kota Balikpapan (5.000 SR), Kabupaten Penajam Paser Utara (4.002 SR). Kemudian di Kaltara adalah Kota Tarakan (5.859 SR).

Daerah lain yang juga memperoleh jatah jargas adalah Kota Lhokseumawe (2.000 SR), Kota Medan (5.000 SR), Kabupaten Deli Serdang (5.000 SR), Kabupaten Musi Rawas (5.167 SR), Kota Prabumulih (6.000 SR), Kota Palembang (4.315 SR), Kabupaten Serang (5.043 SR), Kabupaten Bogor (5.210 SR), Kota Cirebon (3.503 SR), Kabupaten Sidoarjo (7.093 SR), Kota Pasuruan (6.314 SR), Kota Probolinggo (5.025 SR).

Pembangunan jargas sendiri merupakan bagian dari RPJMN Tahun 2015-2019 karena sanggup memenuhi kebutuhan energi yang bersih, murah, ramah lingkungan dan efisien. Bahkan, pemanfaatan jargas saat ini mendapat perhatian utama dari Presiden sebagai menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional sebagaimana dimaksud dalam Perpres No. 58 Tahun 2017. Untuk diketahui, program ini sudah berlangsung sejak tahun 2009 hingga 2017 dengan jumlah sambungan sebesar 228.515 Sambungan Rumah (SR) di 15 Provinsi yang meliputi 32 Kabupaten/Kota.

Selain itu, Kementerian ESDM juga akan membangun pipa transmisi jargas sepanjang 1,634 km di 6 lokasi yaitu Kabupaten Deli Serdang sepanjang 460 m, Kota Pasuruan sepanjang 204 m, Kota Medan sepanjang 375 m, Kota Palembang sepanjang 50 m, Kabupaten Penajam Paser Utara sepanjang 20 m dan Kabupaten Probolinggo sepanjang 525 m. (*)

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *