Kantor Imigrasi Nunukan Kini Ramah Anak dan Lebih Nyaman

kantor
Kantor Imigrasi Nunukan. (Foto: Budi Anshori)

NUNUKAN.NIAGA.ASIA-Kantor Imigrasi Nunukan, Kalimantan Utara kini lebih ramah anak. Untuk pemohon paspor yang membawa anak, disediakan ruang bermain bagi anaknya. Adanya ruang bermain bagi anak tersebut menjadikan Kantor Imigrasi lebih nyaman. Meski pemohon paspor harus antri  dan menunggu proses pembuatan paspor sampai tiga jam, tidak menimbulkan kebosanan bagi anak-anaknya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan, Ferry Herling Ishak Suoth mengatakan, merubah tampilan ruang tunggu dengan membangun tempat bermain anak-anak setidaknya mengurai rasa jenuh orang yang datang membawa anaknya.“Kadang penohon paspor datang membawa anaknya, biasanya anak kecil ini rewel karena terlalu lama menunggu sampai-sampai teriak menangis,” uca Ferry, Selasa (26/6/2018).

Dari pengalaman itu, lanjut Ferry, ia berinisiatif membuat wahana bermain kecil untuk menghilangkan jenuh anak-anak. Ruang bermain itu bisa menenangkan anak dan  orang tua fokus menunggu proses permohonan paspor dari awal hingga akhir.

Ruang yang lebih nyaman bagi pemohon paspor dan anak  tampak pula dibagian ruang foto dan wawancara. Ruang yang dulunya terbuka dan terbuhung langsung ke ruang adminitarsi kelengkapan paspor ditutup dengan kaca putih, tujuannya tidak lain agar segala isi wawancara tidak terdengar pemohon lain.“Wawancara itu penting, jangan sampai penohon lain mengdengar lalu mengikuti jawaban pemohon sebelumnya,”kata Ferry.

Masih dalam ruangan yang sama, dinding-dinding kantor yang dulunya polos disulap menjadi dinding informasi bertulisan Imigratian Corner. Segala informasi terkait keimigrasian tertulis dan tergambar dalam kotak-kotak wallpaper unit. “Masyarakat bisa membawa dan melihat langsung apa itu Imigrasi, lalu apa saja tugas kami dan bagaiman cara membuat paspor,” tuturnya.

Tidak hanya itu, tambahan fasilitas tampak pula dibagian sudut ruang tunggu, terlihat alat pemanas air lengkap dengan bahan minuman seperti kopi, susu, teh dan lainnya yang disediakan gratis. Di bagaian pojok kursi antrian, pemohon paspor yang kehabisan baterai HP (handphone) bisa memanfaatkan fasilitas carger yang disiapkan layaknya fasiltas bandara internasional. “Hampir mirip bandara udara ya, kami manjakan pemohon agar betah dan hubungan staf dengan pemohon terlihat akrab,” pungkasnya.

Salah seorang pemohon paspor, Zulfikar menyebutkan baru pertama kali menjumpai pelayanan kantor yang dilengkapi fasilitas anak bermain dan minuman gratis, pelayanan ini hampir serupa dengan yang ada di Bandara.“Persis kita di bandara, ada tempat anak bermain, carger Hp, lebih-lebih lagi minuman gratis tersedia,” imbuhnya.

Layanan wife gratis juga tersedia, sayangnya jaringan internetnya sering gangguan, meski Imigrasi  Nunukan sudah berulang kali memintaTelkom menambah kapasitas internet yang ada agar  layanan permohonan paspor dan lainnya bisa lebih cepat. (002)