Basarnas evakuasi 9 pemancing di Teluk Balikpapan menggunakan KN 408. (foto : HO/Basarnas)

BALIKPAPAN.NIAGA.ASIA – Sembilan pemancing berhasil diselamatkan SAR gabungan, setelah kapal mereka dilaporkan mati mesin, di laut Teluk Balikpapan siang tadi. Saat ini, kesemuanya berada di Balikpapan, untuk penanganan lebih lanjut.

Keterangan diperoleh, kesembilan pemancing itu terdiri dari 5 warga Selili di kota Samarinda, yakni Ahmad Efendi (50), Hendri (27), Amri (16), Rama (17), serta Suriansyah (16).

Sementara, 4 pemancing lainnya asal Gunung Guntur di kota Balikpapan. Mereka adalah Asep (41), Ardiansyah (47), Baharudin (40), serta Syahrani (51).

“Kami terima informasi kapal mereka mati mesin, dari personel Polsek Balikpapan Timur. Sekitar jam 2 siang tadi, kapal SAR KN (Kapal Negara) 408 bergerak ke lokasi perairan,” kata Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Kaltim-Kaltara Octavianto, Sabtu (4/1).

Octavianto menerangkan, bersama unsur SAR lain seperti BPBD Balikpapan dan lainnya di atas KN 408, akhirnya menemukan kesembilan pemancing, sedang terombang ambing di atas kapal, di perairan Teluk Balikpapan.

“Dari keterangan nelayan, kapal mati mesin ini dari jam 12 siang ini tadi. Mereka berangkat (dari Balikpapan) jam 7 pagi,” ujar Octavianto.

Proses evakuasi berlangsung di perairan laut. Satu persatu nelayan dinaikkan ke atas KN 408, mulai pukul 16.15 Wita. “Laporan awal kami terima, ada 8 pemancing. Setelah kami cek lagi bersama TNI AL, ada 9 pemancing,” terang Octavianto.

Kesembilan pemancing, akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. “Sekitar jam 5 sore ini, sudah tiba di Balikpapan. Jadi, operasi SAR ditutup,” demikian Octavianto. (006)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *