AA
Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro saat menyerahkan bantuan sembako kepada nenek Selli. (Foto Humas Polres Nunukan)

NUNUKAN.NIAGA.ASIA-Program Patroli Peduli Kasih Kepolisian Polres Nunukan terus menyasar sejumlah warga-warga yang kurang mampu untuk diberikan bantuan sembako, sekaligus silaturahmi kepada penduduk di perbatasan Nunukan.

“Program ini upaya Polres Nunukan peduli kepada sesama umat manusia, terutama bagi warga kurang mampu,” kata Kapolres Nunukan AKBP  Teguh Triwantoro SIK, MH.

Didampingi Kapolsek KSKP Tunon Taka Nunukan AKP I Eka Berlin, Kapolres Nunukan, Jumat lalu (12/4/2019) mengantarkan bantuan sembako  kesalah satu rumah warga kurang mampu di jalan Gang Kamboja, RT 13 Kelurahan Nunukan Timur, Kecamatan Nunukan.

Penghuni rumah bernama nenek Tinang berusia 70 tahun dan nenek Salli Umur 72 tahun. Kedunya adalah saudara kandung yang hanya tinggal berdua disebuah rumah kecil sangat sederhana berbahan kayu yang mulai lapuk.“Nenek Salli punya anak berdomisili di Kabupaten Berau, sehari-hari kedua nenek ini tinggal berdua dirumah kecilnya,” ujarnya.

Dengan rentanya usia mereka, kedua nenek ini praktis tidak lagi dapat bekerja maksimal, kehidupan sehari-hari dihabiskan dirumah, terkadang sakit-sakitan, maklumlah usia tua pasti kekebalan tubuh menurun.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup makan sehari-hari, nenek Tinah dan Salli dibantu oleh tetangga, kepedulian seperti inilah yang patut dicontoh masyarakat kita, saling membantu memberikan rezeki kepada orang kurang mampu. “Nenek Tinah dan Selli tidak punya penghasilan, untuk keperluan hidup sering dibantu tetangga. Sukrulah masih banyak warga peduli kepada sesamanya,” tutur Kapolres.

Dalam giat kunjungan patroli peduli kasih kali ini, Kapolres Nunukan bersama personil Polsek Kawasan Pelabuhan Tunon Taka memberikan bantuan berupa sembako sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat.

Kapolres menyebutkan; “Ketika kita Bisa Bermanfaat Untuk Banyak Orang, ketika itulah kita baru mendapatkan kesuksesan yang sesungguhnya”. Maka itulah berikan sebagian rezeki kamu kepada orang lain. “Sebagai wujud kepeudian, mari berbagi kepada sesama manusia, karena dari rezeki yang kita punya, ada bagian orang lain,” ujarnya. (002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *