
BEKASI.NIAGA.ASIA – Polda Metro Jaya menangkap dua terduga pelaku kasus pembunuhan karyawan restoran tersebut yang bernama Abdul Hamid (39), dengan cara mutilasi di salah satu rumah makan daerah Kabupaten Bekasi. kedua tersangka adalah teman korban sendiri.
“Iya benar 2 orang pelaku pembunuhan mutilasi ditangkap oleh Jatanras Polda Metro,” ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim, Senin (30/3/26).
Ia menyatakan, sampai saat ini proses pemeriksaan masih dilakukan terhadap kedua tersangka. Kedua pelaku berinisial S dan DS yang juga karyawan restoran tersebut.
Lebih lanjut ia mengemukakan, bagian tubuh korban pun sudah ditemukan, yakni kaki dan tangan, di lokasi berbeda.
“Sudah ditemukan di daerah Cariu, Bogor,” jelasnya.
Dari laporan masyarakat, Kepolisian juga berhasil mengungkap detik-detik penemuan mayat korban mutilasi di dalam freezer kios ayam goreng kawasan Serang Baru, Kabupaten Bekasi itu pada Sabtu (28/3/26) sekitar pukul 08.00 WIB.
Warga kemudian melaporkan adanya temuan mencurigakan di Toko Chicken Alfaza, Perum Mega Regency, Desa Sukaragam.
“Korban diketahui bernama Abdul Hamid (39), seorang karyawan yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga kios,” jelas Kapolres Kabupaten Bekasi, Kombes Pol. Sumarni, dikutip Senin (30/3/26).
Dari hasil penyelidikan awal, pemilik usaha bernama Elen Saputra mengungkapkan bahwa ia memiliki tiga orang karyawan yang tinggal di ruko tersebut.
Dua di antaranya, yakni SMN dan ANC yang bertugas melayani pembeli sekaligus memasak ayam. Sementara, korban atas nama Abdul Hamid bertugas menjaga kios.
“Sebelum kejadian, pemilik usaha bersama keluarganya diketahui pulang kampung ke Cilacap pada Rabu malam, 18 Maret 2026,” ungkapnya.
Dijelaskannya, SMN dan ANC berencana pulang ke kampung masing-masing. Sedangkan korban tetap tinggal di ruko karena tidak memiliki keluarga.
Disampaikannya, penyidik telah melakukan serangkaian langkah, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi-saksi, hingga pengumpulan barang bukti. Penyelidikan terus dilakukan guna mengungkap secara pasti kronologi serta motif di balik pembunuhan sadis yang menggemparkan warga Bekasi tersebut.
Sumber: Tribratanews.Polri | Editor: Intoniswan
Tag: Pembunuhan