Kasus Positif Corona Aktif Kaltim Tidak Kunjung Turun dari 2.000 Orang

Ilustrasi perawatan pasien terkonfirmasi Covid-19 (Foto : handout/SHUTTERSTOCK)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Satgas Covid-19 Kalimantan Timur melaporkan penambahan 90 kasus positif Corona baru hari ini, sehingga total 18.500 kasus. Meski ada 132 kasus sembuh baru, namun kasus Corona aktif belum beranjak turun dari 2.000 orang.

Penambahan 90 kasus baru itu, tertinggi dilaporkan dari kabupaten Kutai Kartanegara, sebanyak 35 kasus. Terendah, ada di kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dengan 2 kasus.

“Total ada 18.504 kasus terkonfirmasi positif sampai hari ini,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalimantan Timur Andi M Ishak, dikutip Niaga Asia, dari keterangan tertulis, Selasa (24/11).

Andi menjelasakan perihal 132 kasus sembuh, dari penyakit yang disebabkan virus SARS-CoV-2 itu. Dua kota di Kaltim, sama-sama memiliki 31 kasus sembuh, yakni Bontang dan Samarinda.

“Kutai Timur 22 kasus, Kutai Kartanegara 21 kasus, dan Balikpapan 19 kasus sembuh. Dengan demikian, ada 15.905 kasus sembuh sampai dengan hari ini,” ujar Andi.

Sementara, untuk kasus positif Corona aktif, atau masih berstatus perawatan Covid-19 itu, ada 2.032 kasus. Angka lebih dari 2.000 sudah berlangsung sejak lama.

“Tertinggi angka pasien dirawat ada di kabupaten Kutai Kartanegara 507 kasus. Mahakam Ulu nol kasus yang dirawat,” sebut Andi menambahkan.

Info grafis kasus Covid-19 di Kalimantan Timur per hari Selasa (24/11). (Sumber : Dinkes Kaltim)

Untuk kasus meninggal dunia, ada 567 kasus, setelah bertambah 5 kasus pasien positif meninggal dunia hari ini. “Sedangkan, yang masih menunggu hasil pemeriksaan swab di laboratorium ada 1.242 kasus,” terang Andi.

Dengan demikian, per hari ini, Samarinda masih teratas catatan kasus konfirmasi positif sejak awal pandemi, sebanyak 5.503 kasus. Berikutnya, Balikpapan 4.349 kasus, Kutai Kartanegara 3.327 kasus, Kutai Timur 2.318 kasus, Bontang 1.307 kasus.

Selain itu juga, Paser 774 kasus, Berau 467 kasus, Kutai Barat 267 kasus, Penajam Paser Utara 171 kasus, serta Mahakam Ulu 21 kasus. (006)

Tag: