Komandan Kodim 0906/Tgr, Letkol (Inf) Charles Aling didampingi Direktur PT Bumi Hijau Pangan, Fajri Tridalaksana melakukan pengecekan persiapan akhir peresmian kawasan  Bina Teritori Pangan Kodim 0906/Tgr di Desa Tanjung Batu, Tenggarong Seberang, Senin (26/10/2020) (Foto BHP)

TENGGARONG.NIAGA.ASIA-Kegiatan pencetakan sawah baru 100 hektar di kawasan Bina Teritori Pangan di Desa Tanjung Batu, Kecamatan Tenggarong Seberang, siap diresmikan Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Heri Wiranto, dalam beberapa hari kedepan.

Persiapan peresmian kegiatan kerja sama Kementerian Pertanian dengan TNI-AD sudah dikerjakan sejak seminggu yang lalu. Persiapan di lapangan juga sudah dicek langsung Danrem 091/ASN Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro, didampingi Komandan Kodim 0906/Tgr, Letkol (Inf) Charles Aling, Kamis lalu (22/10/2020).

“Sesuai arahan Pak Danrem, saat peresmian nanti oleh Pak Pangdam, sudah ada sawah contoh seluas 1,5 hektar, kolam ikan 0,5 hektar, dan tanaman yang akan ditanam sebagai tanaman tumpang sari,” kata H, Setia Budi, komisaris PT Bumi Hijau Pangan, mitra Kodim 0906/Tenggarong dan Pemerintah Kabupaten Kukar pada Niaga.Asia, Senin malam (26/10/2020).

Menurut Setia Budi, apa-apa yang disarankan Pak Danrem, sudah dikerjakan dan dipastikan saat peresmian sudah dapat dilihat di lapangan.

“Dalam 1-2 hari ini sudah diselesaikan sawah percontohan, termasuk klam ikan dan lainnya,” katanya.

Ia yakin, pilot proyek ketahanan pangan di Tenggarong Seberang tersebut berjalan lancar, karena dukungan dari para pelaku usaha juga sudah ada, meski baru dalam bentuk komitmen lisan. Kemudian Pemkab Kukar melalui dinas teknis juga akan membantu.

Kawasan  Bina Teritori Pangan Kodim 0906/Tgr di Desa Tanjung Batu, Tenggarong Seberang. (Foto BHP)

“Hal yang paling pokok, yaitu tersedianya lahan yang bebas dari masalah sudah ada. Kemudian petani juga sudah, bahkan sudah menggabungkan diri dalam kelompok tani sebanyak 50 KK. Jumlah petani tersebut sudah klop dengan luas sawah yang akan dicetak. Masing-masing petani dapat sawah 2 hektar,” ungkap Setia Budi yang juga Ketua FKPPI Kukar.

Luas lokasi Bina Teritori Pangan Kodim 0906/Tgr  seluruhnya185 hektar, tersebar 100 hektar di Desa Tanjung Batu, Kecamatan Tenggarong Seberang, 40 hektar di Kota Bangun, 30 hektar di Loa Jonan, dan 15 hektar di Loa Kulu,” kata Komandan Kodim 0906/Tgr, Letkol (Inf) Charles Aling.

Bina Teritori Pangan di Tenggarong Seberang itu diberi nama “Desa Sinergi Hijau.”

Fokus program Kementan terkait ketahanan pangan, menurut Dandim, ada 4. Pertama, meningkatkan produktivitas pangan. Kedua, diversifikasi pangan non beras. Ketiga, penguatan cadangan pangan daerah. Keempat, modernisasi dan mekanisasi pertanian.

Menurut Dandim, program Bina Teritori Pangan selain untuk kepentingan nasional, juga untuk mendukung IKN (ibu kota negara) baru. Lokasinya Bina Teritori Pangan di Kaltim, selian di Kukar juga di Penajam Paser Utara.

“Bina Teritori Pangan sebagai penyangga kemandirian pangan di IKN,” terangnya. (001)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *