ilus
ilustrasi

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Bencana kebakaran menimpa kawasan permukiman dan pertokoan di Kelurahan Melak Ulu, RT 01 dan 02, Jalan Piere Tandean dan Ahmad Yani, Kutai Barat, Senin dinihari (16/4/2018) sekira pukul 00.30 Wita.

Jumlah bangunan dan toko yang terbakar mencapai 19 unit. Rincian toko dan bangunan yang terbakar di Jalan Tandean adalah milik H Didik, Hj Ena, Warusng Semarang, Tko Buku Azis, rumah Ipan, Penginapan Rahmat Abadi, Toko Kembar H Tatai, rumah Jai, Toko Elektronik Jaya Raya/H Achmad. Sedangkan di Jalan Ahmad Yani yang terbakar adalah rumah Heri, H Cucing, Subaidi, Voni Houmaho, H Ayub, H Husein, counter telepon milik Madi, Hj Wanti, dan Agus.

Total kerugian dari bencana kebakaran tersebut berdasarkan taksiran sementara lebih kurang Rp1,5 miliar.  Saksi mata, Aidil Supli dan Slamet Widodo menyebut dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa.

Pihak berwajib, Polres Kubar mengatakan, sumber api diperkiarakan dari salah satu dari 19 bangunan yang terbakar, tapi untuk mendapatkan kepastian masih dilakukan penyelidikan. “Api baru dapat dipadamkan 90 menit setelah kemunculannya dengan bantuan mobil pemadam dari PMK Kubar 4 unit, PMK Bandara Melalan 2 unit, dan 1 unit water canon Polres Kubar,” demikian dilaporkan. (*)

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *