Kejari Kubar Selamatkan Uang Pemkab Mahulu Rp1,778 Miliar

Kajari Kubar Bayu Pramesti bersama Kasi Intelijen Kejari Kubar, Ricki Rionart Panggabean, dan Inspektur Inspektorat Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu, Budi Gunarjo Ompusunggu menunjukkan uang Pemkab Mahulu Rp 1.778.298.305,35 yang berhasil diselamatkan di kegiatan Pembangunan Jaringan Listrik Kampung Mamahak Besar, Kabupaten Mahulu. (Foto Istimewa)

SENDAWAR.NIAGA.ASIA– Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kutai Barat (Kubar) Bayu Pramesti,  SH mengungkapkan Seksi Intelijen berhasil  menyelamatkan uang  Pemkab Mahakam Ulu (Mahulu)   Rp1.778.298.305,35 Tahun Anggaran 2019 pada proyek Pembangunan Jaringan Listrik Kampung Mamahak Besar, Kabupaten Mahulu.

“Penyelamatan uang Pemkab Mahulu ini  merupakan inisiatif dari Seksi Intelijen Kejari Kubar yang dalam hal ini dimotori oleh Kasi Intelijen Kejari Kubar, Ricki Rionart Panggabean SH.MH.Li.,” kata Bayu Pramesti dalam konferensi pers, Selasa (12/10/2021).

Upaya penyelamatan uang Pemkab Mahulu berawal dari upaya wawancara yang dilakukan seksi intelijen terkait dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di salah satu kegiatan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan pihak Asuransi Bosowa.

Wawancara dilakukan Seksi Intelijen karena adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)  Tahun Anggaran 2019 terkait proyek Pembangunan Jaringan Listrik Kampung Mamahak Besar, Kabupaten Mahulu.

“Dalam hal ini pelaksana proyek mengembalikan uang pembayaran yang diterima dengan cara mencicil sebanyak 8 kali. Dari  Rp1,778 miliar, kontraktor pelaksana proyek sudah mengembalikan seluruhnya ke kas daerah Pemkab Mahulu.

“Pelunasan terakhir sudah dilakukan sebesar Rp.652.288.305,- sudah lunas. Dana tersebut akan disetor ke kas daerah,” tutup Kajari.

Hadir pula saat pers rilis, Inspektur Inspektorat Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu, Budi Gunarjo Ompusunggu, menyampaikan bahwa BPK memberikan rekomendasi dalam laporannya kepada pihak terkait untuk mengembalikan pembayaran uang muka atau jaminan pelaksanaan kegiatan proyek tersebut.

“Pengembalian kerugian keuangan  tersebut bisa terjadi, karena memang kegiatan proyek itu tidak selesai,” tuturnya.

Pria berdarah Batak ini menambahkan, pihaknya selaku Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), terus berupaya dalam menyelesaikan masalah pengembalian kerugian keuangan negara. Yaitu dengan rekanan PT Pesona Prima Gemilang. Nilai kontrak pekerjaan senilai Rp6,6 miliar.

“Dalam hal pengembalian kerugian keuangan negara tersebut, Aparat Penegak Hukum (Seksi Intelijen) Kejari Kubar memiliki kewenangan upaya paksa kepada pihak terkait, sehingga masalah inipun dapat diselesaikan dengan baik,” ungkapnya.

Budi Gunarso Ompusunggu menambahkan, sebagai bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu atas keberhasilan pengembalian kerugian keuangan negara oleh seksi intelijen Kejari Kubar, Bupati Kabupaten Mahakam Ulu, Bonifasius Belawan Geh menyampaikan rasa terima kasih dalam bentuk penyerahan Piagam Penghargaan, atas kinerja seksi intelijen Kejari Kubar yang telah berhasil memulihkan kerugian negara sebesar Rp1.778 miliar.

Untuk diketahui proses upaya pengembalian kerugian keuangan negara di Kabupaten Mahakam Ulu oleh seksi intelijen Kejari Kubar berlangsung berkisar selama 1 (satu) bulan. [**]

Tag: