aa
H Isran Noor. (Foto Intoniswan)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Pemilu serentak 17 April 2019 tinggal 42 hari lagi. Gubernur Kaltim Isran Noor meminta KPU maksimalkan waktu, mensosialisasikan perihal 5 surat suara yang mesti dicoblos, saat berada di bilik suara.

Permintaan Gubernur, bukan tanpa alasan. Sebab, diperlukan waktu tidak sebentar, ketika pemilih berada di bilik suara, untuk membuka, menyoblos dan melipat kembali kertas surat suara. “Pemilu serentak 17 April nanti, kan ada 5 surat suara. Bagi yang di ruangan ini, mengerti. Tapi, kalau yang tidak mengerti, bagaimana?” kata Isran, saat bicara dalam Rakor Forkopimda Pemilu 2019, di Pendopo Gubernur Kaltim, Samarinda, Rabu (6/3).

Proses di bilik suara, tidak akan cepat begitu saja. Efisiensi waktu, perlu dipertimbangkan dengan matang, agar masyarakat benar-benar antuasias menggunakan hak pilihnya. “Kalau orang terlalu lama menunggu, itu jadi faktor psikologis yang bisa menyebabkan orang pulang lebih dulu (sebelum mencoblos),” ujar Isran.

Di tengah waktu yang tersisa, Isran meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU), benar-benar memaksimalkan waktu, untuk mensosialisasikan soal 5 surat suara, jelang Pemilu serentak. “Jadi, kita minta KPU untuk memaksimalkan sosialisasi sampai ke lapisan masyarakat bawah,” demikian Isran. (006)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *