Ketua KPU Kota Samarinda Firman Hidayat saat memberikan penjelasan, Selasa (7/5) saat proses rekapitulasi suara di Hotel Mesra. (foto : istimewa)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Wahyu Saputra (28), petugas KPPS di TPS 139 Sungai Pinang, Samarinda, Kalimantan Timur, malam ini meninggal dunia. Dia sempat kelelahan, dan 2 kali masuk rumah sakit. Pemakaman dijadwalkan dilakukan Rabu (15/5) pagi besok.

Kabar duka itu, mengejutkan KPU Kota Samarinda, dan jajaran penyelenggara Pemilu lainnya. Wahyu dilaporkan meninggal sekira pukul 18.52 WITA malam ini, dalam perawatan RS Dirgahayu.

“Awalnya memang kelelahan setelah mengangkat-angkat kotak suara. Almarhum istirahat di rumah,” kata Ketua KPU Samarinda Firman Hidayat, Selasa (14/5) malam.

Beberapa hari kemudian, Wahyu masih beraktivitas seperti biasa, meski belum benar-benar sehat. Namun setelah terjatuh dari motor, dia sempat dirawat di rumah sakit, dan kembali rawat jalan di rumahnya.

“Saya sempat jenguk tanggal 5 Mei kemaein. Belakangan, kondisinya kembali menurun, dan kembali masuk rumah sakit di Dirgahayu dan meninggal habis buka puasa tadi,” terang Firman.

Belum diketahui jelas penyakit yang diderita Wahyu, meski sebelumnya sempat kelelahan. “Almarhum ini adalah yang keempat petugas KPPS kita yang meninggal. Kami benar-benar berduka,” demikian Firman.

Setelah malam ini disemayamkan di rumah duka di Jalan Merdeka IV, rencananya almarhum akan dimakamkan Rabu (15/5) besok, di pemakaman muslimin di Gunung Lingai. (006)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *