aa

aa
Kursi anggota DPRD Bontang  banyak yang kosong setelah ditinggal 14 dari 24 anggotanya yang semula hadir. (Foto Ismail)

BONTANG.NIAGA.ASIA-Ketua DPRD Bontang, Nursalam menilai anggota DPRD Bontang tidak menghargai rapat paripurna dewan, pasalnya banyak anggota saat rapat berlangsung, Senin (15/4/2019) pada pukul 10.00  Wita meninggalkan ruang rapat, sehingga yang tersisa hanya 10 orang dari 25 anggota DPRD.

“Saya sangat miris sekali, ini rapat paripurna para anggota seakan tidak menghargai rapat ini,  satu persatu menghilang dengan berbagai alasan. Bagaimana dengan rapat-rapat kecil yang diadakan kalau paripurna saja sikapnya seperti ini,” kata Nursalam.

Nursalam sangat menyayangkan sikap para anggota DPRD Bontang yang meninggalkan ruang rapat, padahal agenda rapat sangat penting, yakni membahas Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota Bontang Tahun Anggaran 2018.

aa
Ketua DPRD Bontang, Nursalam saat menyampaikan pokok-pokok pikiran DPRD Bontang dalam Musrenbang Kota Bontang Tahun 2020 yang dilaksanakan, Senin (25/3/2019). (Foto Ismail)

Saat menyampaikan kekecewaan Nursalam, anggota Dewan yang bertahan di ruang rapat tinggal 10 orang dari 25 orang anggota DPRD. Kekecewaan Salam ini meluap lantaran dewan sebagai perwakilan rakyat tak patuh terhadap tata tertib yang berlaku. Selain itu, kejadian ini kerap terjadi berkali-kali.

Dijelaskan Nursalam, menghilangnya para anggota DPRD bukan kali pertama terjadi. Beberapa kali rapat-rapat paripurna DPRD, para anggota sering menghilang dengan berbagai alasan. Ia pun menyayangkan akan sikap para wakil rakyat tersebut.  “Ini bukan kali pertama, tapi sudah berulang kali, begini masih menyalonkan kembali” imbuhnya.

Dari pantauan media ini, rapat semula diikuti 24 anggota DPRD Bontang. Pada pukul 12.30 Wita hingga rapat berakhir tinggal sekitar 10 orang. (adv)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *