aa
Anggota Komisi I DPRD Berau tinjau SDN 09 Tanjung Redeb yang tiga ruang belajarnya hangus  dilalap api, 17 November 2019. (Foto Niaga.Asia)

TANJUNG REDEB..NIAGA.ASIA-Komisi I DPRD Berau melakukan kunjungan ke  SDN 09 Tanjung Redeb di Jalan Pulau Panjang yang bagunannya  terbakar  17 November lalu. Anggota Komisi I yang turun ke lapangan meninjau, Kamis (20/11) terdiri dari H Nurung, H Suharno, Hj Darlena, Feri Kombong, H Jasmin Hambali, dan Syamsul Ma’ruf. Selama dalam kunjungan dan  dialog, juga hadir  Kepala Dinas Pendidikan Berau, Murjani beserta stafnya.

Setelah melihat  langsung dampak kebakaran, Komisi I mendorong Dinas Pendidikan segera membuat kerangka anggaran secara rinci untuk membangun bangunan yang terbakar agar bisa diusulkan nanti di APBD Perubahan 2020 mendatang.

“Tidak mungkin anggaran pembangunan sekolah yang terbakar dari APBD Murni ditahun 2020, karena tinggal disahkan saja,” kata Nurung.

Kepada anggota Komisi I DPRD Berau, Murjani melaporkan, paska kebakaran sebagian  siswa SDN 09  untuk sementara waktu  mengikuti proses belajar  di SDN 010 Tanjung Redeb.

Menurutnya, Nurung anggaran untuk membangun ruang belajar yang terbakar akan diperjuangkan Komisi I sebab,  tidak mungkin siswa SDN 09 yang dititipkan lama-lama di SDN 010, apalagi siswa SDN 010  jumlahnya banyak dan membuat siswa selama  belajar  berdesak-desakan. “Siswa maupun guru pasti tidak bisa konsentrasi,” tandasnya.

SDN 09 mengalami kebakaran  dalam keadaan kosong, sehingga tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Api berkobar cukup hebat saat itu melahap habis tiga ruang kelas, yakni kelas 6A, 6B, dan kelas 4-5. Api baru bisa dipadamkan petugas pemadam kebakaran dibantu masyarakat sekitar, sehingga tidak seluruh bangunan terbakar. Penyebab kebakaran diduga karena arus pendek listrik atau korsleting. (008)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *