Komisi II Ingin Direksi Perusda Mampu Menjalankan Tanggungjawabnya

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Seleksi calon anggota Direksi Perusahaan Daerah (Perusda) Pergudangan dan Aneka Usaha (PDPAU) terus bergulir. Sebelas nama lolos seleksi administrasi yang digelar Pemkot Samarinda beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal itu, anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Laila Fatihah mengatakan, meski pada proses seleksinya DPRD tidak dilibatkan, namun dirinya berharap para calon pimpinan direksi maupun pengawas mampu menjalankan tanggungjawab dengan baik.

“Secara mendasar tentunya kita ingin siapapun yang menjabat Direksi Perusda mampu menjalankan Perusda sesuai visi dan misinya dan tidak membebani APBD Kota Samarinda,” tuturnya, Rabu (30/6/2021).

Politisi Partai Persatuan Pembangunan ini menilai, harusnya DPRD dilibatkan dalam proses seleksi direksi Perusda. Hal ini guna menjaga netralitas seleksi calon jajaran direksi. Jangan sampai ada nama-nama yang diunggulkan dari pihak pansel.

“Sebenarnya bagus sekali kalau kita memang dilibatkan dalam proses seleksi direksi. Tentunya netralitasnya bisa kita lihat lagi, baik dari sisi kemampuan dan lain hal. Visi misi calon ini kedepannya mau membuat apa dan menghasilkan apa itu yang perlu kita dengar,” ujarnya.

Lebih Produktif

Laila mengingatkan agar Perusda dapat lebih produktif lagi menghasilkan PAD. Dari itu pihaknya terus melakukan koordinasi bersama Pemkot dalam hal pengawasan dan evaluasi ke depannya.

“Beberapa perusda kita belum memberikan sumbangsih yang besar untuk PAD Kota Samarinda.  Kita melakukan diskusi dengan pak wali kota untuk mengevaluasi beberapa Perusda baik direksi atau pimpinan ataupun kinerja keseluruhan,” ungkapnya.

Berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda dari berbagai sektor tidak mengalami penurunan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan cenderung stagnan dan turun, imbas pandemi Covid-19.

Catatan ini yang mendorong DPRD untuk bersinergi bersama Pemkot Samarinda agar terus berbenah. Terutama dalam hal peningkatan PAD dengan memanfaatkan berbagai sumber pendapatan salah satunya yang potensial yaitu melalui perusahaan daerah.

“Harus ada target capaian pendapatan untuk mendongkrak PAD Samarinda yang mentok beberapa tahun terakhir di angka Rp 500 miliar,” pungkasnya.

Penulis : Muhammad Fahrurozi | Editor : Intoniswan

Tag: