Petugas BPBD bersama Polisi dan personel Kehutanan memadamkan Karhutla seluas 8 hektare. (foto: Istimewa)

NUNUKAN.NIAGA.ASIA – Lahan hutan dan kebun milik warga seluas 8 hektar hangus terbakar Sabtu (30/11) siang, sekitar pukul 14.40 Wita. Belum diketahui pelaku yang diduga melakukan pembakaran itu.

Kasubid Kedaruratan BPBD Nunukan Hasan menyebutkan, lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), berada sekitar 4 kilometer dari kampus Politeknik Negeri di RT 04 Kecamatan Nunukan Selatan.

“Di lokasi kejadian, tidak diketemukan orang, dan kita belum bisa memastikan apakah peristiwa disengaja atau tidak,” kata dia, Minggu (1/12).

Petugas BPBD bersama BPBD bersama kepolisian, dan juga bantuan dari personel kehutanan, kewalahan mengatasi kobaran api. Lantaran lokasi kebakaran berada di wilayah ngarai, dan jurang yang cukup curam.

Petugas pemadam melakukan pemadaman api di lahan-lahan kosong, mengandalkan cara manual. Yaitu melakukan titik-titik api dengan ranting-ranting pohon dan pompa tangan, cara manual ini efektif disaat lokasi jauh dari air ataupun tanpa bantuan pompa air.

“Kami mainkan cara manual, kerena tidak ada titik api yang bisa dijangkau kendaraan bermotor. Petugas terpaksa berjaan kaki,” sebutnya.

Upaya pemadaman sempat dihentikan selamalam. Pasalnya, menimbang geografis yang sulit, ditambah kondisi alam yang sudah mulai gelap. “Kami meninggalkan lokasi dalam keadaan masih adanya sisa-sisa titik api kecil,” tambahnya lagi.

Pertimbangan lainnya, kekhawatiran adanya gangguan binatang liar berbahaya. Atas kesepakatan bersama, tim gabungan sepakat kembali melanjutkan kegiatan pemadaman api keesokan harinya.

“Tadi pagi, sekitar jam 8, kita pantau kobaran api dan asap sudah hilang sepenuhnya,” demikian Hasan. (002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *