Tim BPBD bersama anggota Polres dan Koramil Nunukan, memadamkan Karhutla milik Asdar. (foto : istimewa)

NUNUKAN.NIAGA.ASIA – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) diduga kuat disengaja kembali terjadi di Jalan Langsat, tepatnya belakang gedung DPRD Nunukan RT 08 di Nunukan Selatan, Nunukan, Selasa (12/8) pukul 16.20 Wita.

Lahan seluas 1 hektar dengan pemilik Asdar warga Jalan TVRI, Kelurahan NunukanTimur, kecamatan Nunukan, diduga sengaja dibakar untuk membuka lahan baru yang akan dugunakan untuk bercocok tanam.

“Dugaan kita lahan sengaja dibakar pemiliknya, untuk memudahkan pembersihan lokasi kebun,” kata Kepala Seksi Bidang Kedaruratan BPBD Nunukan, Hasanudin, Selasa (13/8).

Sebelum api berkobar, pohon-pohon dan tanaman di lahan milik Asdar sebelumnya telah ditebang dan dibiarkan kering selama 1 bulan lalu. Cara itu biasanya dilakukan masyarakat yang ingin membuka lahan baru, dengan cara singkat dan murah.

Kobaran api yang menjalar di lahan diperkirakan terjadi mulai pukul 16.20 Wita dan baru bisa dipadamkan keseluruhan, oleh tim BPBD, personel Polres Nunukan, Koramil bersama warga setempat sekitar pukul 17.55 Wita. “Personel Polres, Polsek dan Koramil aktif membantu tiap terjadi kebakaran hutan di wilayah Kabupaten Nunukan, ujarnya.

Untuk memadamkan kebakaran lahan, BPBD menurunkan 5 orang personel bersama 2 unit mobil (rescue dan pick up) dan 1 unit motor trail. Kobaran api bisa diatasi dengan cepat berkas kerjasama seluruh personel.

Pada hari yang sama, kebakaran serupa juga terjadi di Jalan Angkasa, Kelurahan Nunukan Timur. Dimana, satu bangunan kios berukuran 5×6 meter dengan pemilik Nuraidi hangus terbakar sekitar pukul 18.00 Wita. Dugaan sementara api disebabkan oleh adanya konsleting listrik.

Sejumlah kendaraan milik pemadam kebakaran (PMK) Nunukan diturunkan guna memadamkan api, agar tidak menjalar ke rumah-rumah di sekitarnya. Kobaran api berhasil dihentikan sekitar 15 menit. (002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *