Layanan Polisi 110 di Samarinda, Laporan Ditindaklanjuti Kurang dari 10 Menit

Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak saat mengecek kesiapan roda dua penunjang operasional Layanan Polisi 110 di Mapolresta Samarinda, Jumat (15/10). (Foto : Humas Polresta Samarinda)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Herry Rudolf Nahak hari ini mengunjungi markas Polresta Samarinda di Jalan Slamet Riyadi. Dia mengecek langsung kesiapan Layanan Polisi 110 yang akan diluncurkan dalam waktu dekat ini.

Kesigapan dalam memberi pelayanan yang prima kepada masyarakat menjadi semangat tersendiri bagi Polri. Terlebih lagi, di era digital dan arus cepat informasi, dibutuhkan berbagai inovasi atau perubahan, agar proses layanan kepada masyarakat menjadi lebih efektif.

Untuk itu, institusi Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan secara mudah, responsif, dan tidak diskriminatif, direalisasikan dalam Layanan Polisi melalui Call Center 110.

Dalam kesempatan itu, Kapolda didampingi Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman, memeriksa personel patroli Layanan Polisi 110 di lapangan parkir Mapolresta Samarinda, berikut juga kesiapan kendaraan roda dua maupun roda empat, sebagai penunjang operasional.

“Kita siap memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, dalam menanggapi laporan maupun pengaduan dengan kecepatan mendatangi suatu kejadian atau TKP dalam waktu 10 menit (di bawah 10 menit),” kata Herry, dalam arahannya, seperti dikutip Niaga Asia melalui keterangan tertulis, Jumat (15/10).

Herry menerangkan, Layanan Polisi 110 adalah upaya memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap terselenggaranya layanan keamanan publik.

“Dengan meningkatnya kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam pelaksanakan patroli guna, mencegah terjadinya niat maupun kesempatan orang-orang yang akan berbuat tindak kejahatan,” ujar Herry.

Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak di ruang Command Center Polresta Samarinda. Dia mengingatkan personilnya agar menjalankan tugas Layanan Polisi 110 dengan penuh tanggungjawab. (Foto : Polresta Samarinda)

Masih dalam kesempatan itu, Herry juga mengecek kesiapan Command Center Polresta Samarinda, terutama operator Layanan Polisi 110, berikut juga dengan peralatan pendukung

Di antaranya perangkat Call Center 110, kamera CCTV, serta alat komunikasi berupa telepon dan radio HT (Handy Talky), untuk menunjang dalam menerima laporan/pengaduan masyarakat.

Dalam penyelenggaraan layanan call center, telah disiapkan sebuah sistem aplikasi yang dapat memungkinkan pencatatan atau perekaman setiap interaksi Polri dan masyarakat, yaitu aplikasi Telabang Mandau. Layanan ini adalah bentuk kerja sama dengan PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom).

Kapolda Herry memerintahkan kepada personel yang melaksanakan piket Layanan Polisi 110, agar betul-betul melayani layanan/pengaduan masyarakat yang masuk melalui Call Center 110 dengan baik dan benar, serta penuh tanggung jawab.

Sementara, Kapolresta Arif Budiman menerangkan, kepada masyarakat kota Samarinda apabila mengetahui kejadian gangguan di tengah masyarakat, bisa menghubungi langsung melalui Call Centre 110, sebagai bentuk inovasi Polri dalam kemudahan pelayanan terhadap masyarakat.

“Masyarakat bisa menghubungi layanan 110 ini 24 jam secara gratis. Namun, saya mengimbau agar layanan 110 ini tidak dibuat main-main atau telepon prank (laporan bohong), karena dibutuhkan ketepatan dan kebenaran agar kami, Polri, bisa memberikan pelayanan yang terbaik untuk waga masyarakat. Khususnya di Samarinda,” demikian Arif.

Sumber : Humas Polresta Samarinda
Editor : Saud Rosadi

 

Tag: