
BALIKPAPAN.NIAGA.ASIA – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Perhubungan mulai meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi arus mudik Lebaran 2026.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan melakukan ramp check terhadap bus angkutan umum serta menyiapkan sejumlah posko pemantauan lalu lintas di beberapa titik strategis kota.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan menjelang Operasi Ketupat 2026, yang bertujuan menjaga keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik Idulfitri.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman menerangkan, pihaknya saat ini tengah mematangkan berbagai persiapan, termasuk koordinasi lintas instansi yang akan terlibat dalam pengamanan transportasi.
“Apel kesiapan akan kami laksanakan untuk memastikan seluruh unsur yang terlibat benar-benar siap menjalankan tugas selama masa mudik Lebaran,” kata Fadli, Selasa, 10 Maret 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut akan melibatkan sejumlah instansi terkait yang memiliki peran dalam pengaturan lalu lintas dan keselamatan transportasi, termasuk unsur kepolisian.
Dishub Balikpapan, lanjut Fadli, terus melakukan koordinasi dengan Satlantas Polresta Balikpapan serta Direktorat Lalu Lintas Polda guna memastikan pengamanan transportasi berjalan maksimal.
“Kami berkoordinasi dengan kepolisian, baik dari Satlantas Polresta Balikpapan maupun Ditlantas Polda, untuk memastikan keamanan serta kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Lebaran,” ujarnya.
Sebagai bagian dari pengawasan arus kendaraan, Dishub juga menyiapkan empat posko pemantauan lalu lintas yang akan ditempatkan di lokasi dengan tingkat pergerakan kendaraan cukup tinggi. Empat titik itu berada di kawasan Batu Ampar, Jalan Patimura, Jalan MT Haryono, serta wilayah Manggar.
Fadli menjelaskan posko tersebut akan berfungsi sebagai pos pendamping dari pos pengamanan kepolisian yang telah disiapkan selama Operasi Ketupat berlangsung.
“Personel Dishub akan bersiaga di posko tersebut untuk memantau arus kendaraan dan membantu pengaturan lalu lintas jika terjadi kepadatan,” jelasnya.
Selain pemantauan lalu lintas, Dishub Balikpapan juga mulai melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check terhadap angkutan umum yang akan melayani penumpang selama musim mudik.
Pemeriksaan ini dilakukan melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor, untuk memastikan seluruh kendaraan yang beroperasi memenuhi standar keselamatan.
“Kami ingin memastikan kendaraan yang membawa penumpang benar-benar dalam kondisi layak jalan. Mulai dari kondisi teknis kendaraan, kelengkapan administrasi hingga aspek keselamatan lainnya akan kami periksa,” kata Fadli.
Dia menambahkan langkah tersebut penting untuk menekan potensi kecelakaan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menggunakan transportasi umum selama perjalanan mudik. Selain itu, Dishub Balikpapan juga menyiapkan kemungkinan penerapan rekayasa lalu lintas apabila terjadi peningkatan volume kendaraan di sejumlah ruas jalan utama.
“Rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional dengan berkoordinasi bersama kepolisian,” ujarnya.
Melalui berbagai langkah antisipasi tersebut, pemerintah kota berharap arus mudik dan arus balik Lebaran di Balikpapan dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar sehingga masyarakat dapat menjalani perjalanan dengan nyaman.
“Lebaran adalah momen kebersamaan. Kami ingin memastikan masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dan kembali ke Balikpapan dengan selamat,” demikian Fadli.
Penulis: Heri | Editor: Saud Rosadi
Tag: Angkutan LebaranBalikpapanRamp CheckTransportasi