Ax
Penumpang turun dari pesawat yang parkir di apron Bandara APT Pranoto Samarinda (foto : Niaga Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda, terus berbenah jelang musim mudik lebaran 2019. Diperkirakan, bakal ada 5.000 orang penumpang naik dan turun di bandara yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada 25 Oktober 2018 lalu.

Saat ini, ada 42 penerbangan dari dan menuju Samarinda setiap harinya, dengan pergerakan 4.000 orang penumpang. Di musim lebaran, diprediksi bakal ketambahan tidak kurang 1.000 orang.

“Iya, diperkirakan ada 5.000 orang datang dan pergi dari bandara APT Pranoto nanti (mudik lebaran 2019),” kata Kepala Bandara APT Pranoto Samarinda, Dodi Dharma Cahyadi, Selasa (21/5).

Dodi menerangkan, dia maskapai NAM Air dan Lion Air, telah memastikan extra flight dari dan menuju bandara di ibu kota provinsi Kalimantan Timur itu. “Untuk rute Surabaya dan Yogyakarta. Untuk maskapai lain, mereka sedang mempersiapkan,” ujar Dodi.

Sementara, dari sisi keselamatan penerbangan di bandara dengan panjang runway 2.250 meter dan lebar 45 meter itu, bandara juga terus berbenah, dengan memasang PAPI (Precision Approach Path Indicator).

“PAPI Light bagian dari AFL (Air Field Lighting), dan sekarang sedang dalam pemasangan di sisi runway 22. Estimasi selesai paling lambat 31 Mei ya,” sebut Dodi.

“PAPI menjadi sangat penting, sebagai lampu indikator untuk membantu pilot mendaratkan pesawat saat landing. Terutama, di saat cuaca kurang baik di bandara,” ungkap Dodi.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, rencananya akan mengecek kesiapan bandara menghadapi arus mudik, Minggu (26/5) mendatang. “Pak Menteri akan ke Samarinda, mengecek segala sesuatunya,” sebut Dodi.

Sejak diresmikan Presiden Joko Widodo 25 Oktober 2018 lalu, pergerakan pesawat dan penumpang terus tumbuh di Bandara APT Pranoto. Maskapai nasional seperti Garuda Indonesia, Lion Air, Batik Air, NAM Air, Xpress Air, serta Susi Air, satu persatu hadir melayani penerbangan ke Jakarta, Yogyakarta, Makassar, Surabaya, Banjarmasin, Pontianak serta Tarakan, menggunakan armada Boeing 737-800, Boeing 737-900ER, Boeing 737-500, Airbus A320, dan ATR-72 serta ATR-42. (006)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *