aa
Gubernur Kaltim, Dr. H Isran Noor menerima audiensi Sigit Wicaksono yang baru seminggu menjabat sebagai General Manager PLN Unit Induk Wilayah Kaltimra beserta jajarannya, Senin (7/10/2019).

SAMARINDA.NIAGA.ASIA- Listrik di Kalimantan Timur dan provinsi lainnya di Kalimantan  sudah masuk dalam sistem interkoneksi. Berdasarkan laporan dari PLN Unit Induk Wilayah Kaltimra, saat ini sistem interkoneksi tersebut sudah surplus 150 MegaWatt (MW).

Hal itu dikatakan Gubernur Kaltim, Dr. H Isran Noor usai menerima audiensi Sigit Wicaksono yang baru seminggu menjabat sebagai General Manager PLN Unit Induk Wilayah Kaltimra beserta jajarannya di ruang rapat Gubernur, Kantor Gubernur Kaltim, Senin (7/10/2019).

Mendengarkan laporan tersebut, gubernur meminta PLN Wilayah Kaltimra bisa memenuhi kebutuham listrik di Kaltim, terutama untuk daerah yang memang belum terjangkau. “Termasuk persiapan untuk kebutuhan listrik di calon ibu kota negara yang baru,” kata Isran, seraya mengajak Sigit untuk terus bersinergi untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi masyarakat Kaltim, khususnya daerah-daerah yang belum terjangkau jaringan listrik.

aa
Grafis Dinas ESDM Kaltim.

Sementara GM PLN UIW Kaltimra, Sigit Wicaksono mengungkapkan audiensi tidak lain untuk bersilaturahmi sekaligus meminta dukungan dan arahan Gubernur terkait pembangunan ketenagalistrikan di wilayah Kalimantan Timur.

“Kami meminta dukungan dan arahan Pak Gubernur agar pembangunan ketenagalistrikan semakin bagus. Apalagi Kaltim ditetapkan sebagai ibu kota negara baru,” kata Sigit Wicaksono.

Tampak hadir Senior Manager SDM dan Umum PLN UIW Kaltimra Jamaludin Terayu Amba, Manager PLN UP3 Samarinda Yuliandra Syahrial Nurdin dan Manager Komunikasi PLN UIW Kaltimra Zulkarnain. (*/hms).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *