aa
Leonardo Buntoro.

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Layanan listrik di Nunukan, ibu kota Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara masih bermasalah. Letak masalahnya di pembangkit dan jaringan. Gangguan di jaringan, seprti ditimpa pohon tumbang berdampak ke sistem dan gas yang tidak bersih berdampak gangguan pada pembangkit listrik tenaga mesin gas (PLTMG) Sebaung, Sei Menggaris.

Demikian dikatakan Leonardo Buntoro, Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan PT PLN (Persero) Kaltim-Kaltara,  Direktorat Bisnis Regional Kalimantan PT PLN (Persero) menjawab Niaga.Asia di Seminar Energi Wilayah Kalimantan Timur di Samarinda, Kamis (13/9).

Menurut Buntoro, ganguan di pembangkit, sehingga tidak semuanya bisa beroperasi karena faktor gas yang kurang bersih dan tidak  sesuai dengan pembangkit. Pembangkit sangat sensitif terhadap gas yang kurang bersih. “Gas yang dipakai PLTMG adalah gas yang berasal dari kandungan di minyak,” ujarnya.

Kemudian, gangguan di jaringan, seperti tertimpa pohon tumbang juga berdampak hingga ke pembangkit, dan jaringan listrik dari pembangkit ke Nunukan, juga melewati bawah laut. “Jaringan sensitif terhadap gangguan, begitu pula dengan pembangkit,” kata Buntoro.

Untuk mengatasi persolan yang ada di pembangkit, lanjutnya, sekarang pembangkitnya di-setting agar bisa menerima gas yang kurang bersih. Penyetingan pembangkit dalam pengerjaan saat ini dan belum sepenuhnya selesai, karena proses penyesuaian memerlukan waktu dan alat peralatan yang cocok dengan kualitas gas yang tersedia. (001)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *