Pencarian korban tenggelam di Sungai Karang Mumus (foto : relawan)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Warga di sekitar Jembatan Sungai Dama, siang tadi dibikin heboh dengan tenggelamnya M Robby (8). Bocah kelas II SD itu hilang terseret arus sungai karang mumus (SKM) setelah sebelumnya bermain di pinggir sungai dan berenang yang mengambil sandal yang hanyut di sungai.

Peristiwan itu terjadi tengah hari tadi. Dari keterangan saksi mata, Indra, yang juga teman sepermainan korban, sebelumnya dia dan korban memang sedang main di pinggir sungai.

“Main lempar-lemparan sandal. Nah sandal itu masuk ke sungai,” kata Indra di lokasi kejadian, Jumat (17/5).

Sambil melepas baju, Robby kemudian bermaksud mengambil sandal itu. “Dia (Robby) enggak bisa berenang. Karena itu sendal teman, makanya dia mau ambil sandal itu,” ujar Indra.

“Tangannya sambil ke atas minta tolong. Lama-kelamaan, dia enggak kelihatan lagi di sungai. Larut di sungai,” tambah Indra.

Warga yang mendengar dan melihat kejadian itu di bawah sekitar jembatan Sungai Dama, bergegas menolong meski nihil. Kabar itu pun, sampai ke telinga Nur Hasikin, ibu kandung korban.

“Tadi pulang sekolah jam 11, bilangnya mau kembang api. Tapi enggak tahu mau main kembang api dimana. Enggak tahunya, main di bawah jembatan,” kata Nur.

“Ini saya lihat baju dengan sandal anak saya. Anak saya ini memang enggak bisa berenang. Tapi berenang ambil sandal temannya itu,” tambah Nur.

Tim SAR gabungan mulai dari Basarnas, BPBD, Tagana, serta relawan kebencanaan, sampai malam ini, masih melakukan penyisiran di SKM untuk mencari korban. (006)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *