Maret 2020: Bertambah 9.350 Orang, Penduduk Miskin di Kaltim 230.260,

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Jumlah penduduk miskin di Kalimantan Timur (Kaltim) pada Maret 2020 sebanyak 230.260 atau 6,10 persen dari total penduduk. Dibandingkan jumlah penduduk miskin pada September 2019 sebanyak 220.910 atau 5,91 persen dari jumlah penduduk Kaltim, berarti jumlah penduduk miskin secara absolut bertambah 9.350  orang (secara persentase naik 0,19 persen poin).

Demikian dirilis Kepala Badan Pusat Statitik (BPS) Provinsi Kaltim, Anggoro Dwitjahyono dalam konperensi pers secara virtual dari kantornya hari ini, Rabu (15/7/2020).

Selama September 2019 – Maret 2020, garis kemiskinan (GK) naik sebesar 3,70 persen, yaitu dari Rp. 638.690 per kapita per bulan pada September 2019 menjadi Rp. 662.302 per kapita per bulan pada Maret 2020.

“Periode September 2019 – Maret 2020, Indeks Kedalaman Kemiskinan naik dari 0,991 pada keadaan September 2019 menjadi 1,015 pada keadaan Maret 2020. Sedangkan Indeks Keparahan Kemiskinan turun dari 0,242 menjadi 0,240 pada periode yang sama,” kata Dwi.

Pada Maret 2020, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk yang diukur oleh Gini Ratio tercatat sebesar 0,328. Angka ini turun sebesar 0,007 poin jika dibandingkan dengan Gini Ratio September 2019.

“Pada Maret 2020, distribusi pengeluaran kelompok penduduk 40 persen terbawah adalah sebesar 20,73 persen. Artinya pengeluaran penduduk masih berada pada kategori tingkat ketimpangan rendah,” ujarnya.  (001)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *