Kontrol Kemudi Bermasalah, Lion Air Rute Surabaya – Banjarmasin Putar Balik

Lion Air tipe pesawat Boeing 737-900ER di Bandar Udara Internasional Kualanamu, Deli Serdang Sumatera Utara. (Foto: Marthunis)

SIDOARJO.NIAGA.ASIA – Penerbangan Lion Air rute Surabaya – Banjarmasin, Selasa (30/3) pagi, terpaksa kembali ke Surabaya. Penyebabnya, adanya gangguan pada kontrol kemudi pilot.

Lion Air penerbangan JT-224 dioperasikan dengan Boeing 737-900ER registrasi PK-LGJ rute Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur (SUB) tujuan Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (BDJ).

Sebelum diterbangkan, teknisi dan pilot telah melaksanakan pengecekan pesawat (pre flight check). Pesawat dinyatakan laik terbang dan beroperasi (airworthy for flight)

“Setelah 20 menit mengudara dari jadwal keberangkatan pukul 06.45 WIB (Waktu Indonesia Barat, GMT+ 07), pilot memutuskan untuk kembali ke bandar udara asal (return to base/ RTB),” kata Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro, dikutip Niaga Asia, Selasa (30/3).

​Danang menerangkan, keputusan pilot sangat tepat, dan sesuai prosedur pengoperasian pesawat udara. Hal tersebut dilakukan karena pilot mengetahui, adanya indikator pada ruang kemudi (cockpit), yang menunjukkan kemungkinan adanya gangguan pada kontrol kemudi, sehingga tidak berfungsi secara maksimal.

“Oleh karena itu, perlu dilaksanakan pemeriksaan terhadap pesawat udara di darat,” ujar Danang.

Pesawat mendarat di Bandar Udara Internasional Juanda pukul 07.25 WIB. Setelah posisi pesawat berada di di landas parkir (apron), seluruh penumpang yang​ berjumlah 75 orang, diarahkan dan dikembalikan ke ruang tunggu, guna mendapatkan informasi lebih lanjut.

​”Lion Air menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul pada perjalanan udara penerbangan JT-224 terganggu,” ungkap Danang.

​”Lion Air telah memberikan layanan kompensasi keterlambatan keberangaktan (delay management) menurut ketentuan yang belaku. Lion Air memfasilitasi sesuai permintaan penumpang, apabila ada yang akan melakukan perubahan jadwal keberangkatan (reschedule) atau mengajukan proses pengembalian dana tiket (refund),” tambah Danang.

​penerbangan JT-224 yang mengalami penundaan keberangkatan, dipersiapkan dan dipindahkan dengan menggunakan pesawat Lion Air lainnya.

“Penerbangan JT-224 dioperasikan Boeing 737-900ER registrasi PK-LPY dengan status pesawat dalam kondisi laik terbang dan beroperasi,” jelas Danang.

​Penerbangan JT-224 sudah menerbangkan kembali 75 penumpang serta tujuh kru pukul 09.19 WIB, dan memiliki waktu kedatangan di Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor pada 09.30 WITA.

“Saat ini, teknisi masih menjalankan pemeriksaan pesawat Boeing 737-900ER registrasi PK-LGJ,” demikian Danang.

 

Sumber : Lion Air Group | Editor : Saud Rosadi

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *