Tim SAR gabungan saat proses evakuasi jasad korban Matheus yang ditemukan, Minggu (25/10) dini hari tadi. (Foto : tangkapan layar video Basarnas)

KUTAI KARTANEGARA.NIAGA.ASIA – Matheus Bere Lamberto (49), warga Loa Duri, Kutai Kartanegara, yang dicari tim SAR gabungan 4 hari ini, ditemukan meninggal mengambang di Sungai Mahakam. Operasi SAR pun berakhir, dan ditutup.

Dilansir Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, jasad Matheus ditemukan unsur SAR gabungan, sekira pukul 02.30 WITA dini hari ini tadi.

“Korban ditemukan meninggal dunia, berjarak sekitar 1 kilometer dari titik awal perkiraan tenggelam, ke arah hilir sungai Mahakam,” kata Kasi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Octavianto, Minggu (25/10).

Octavianto menerangkan, jenazah dibawa ke RSUD Parikesit di Tenggarong, untuk dibersihkan. “Jenazah kemudian diserahkan ke pihak keluarga,” ujar Octavianto.

Berita terkait :

Warga Kukar Tenggelam Usai Ceburkan Diri dan Berenang ke Tengah Sungai Mahakam

Sementara, Koordinator Unit SAR Samarinda dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Riqi Effendi menambahkan, dengan ditemukannya korban, tim SAR gabungan melakukan debriefing penutupan operasi SAR.

“Operasi SAR diusulkan ditutup. Selanjutnya, unsur SAR kembali ke satuannya masing-masing, untuk kembali bersiapsiaga,” terang Riqi.

Dijelaskan Riqi, tim SAR yang terlibat dalam operasi SAR 4 hari ini, selain Basarnas Samarinda, juga BPBD Kutai Kartanegara, pihak Kantor Desa Loa Duri Ulu, Polsek Loa Janan, Koramil 0906/03, relawan kota Samarinda serta Kutai Kartanegara.

“Alat SAR yang digunakan, mulai dari rubber boat, speedboat, perahu masyarakat serta ambulan,” tutup Riqi. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *