Mencolok, AS Campuri Urusan Dalam Negeri China

Menteri Luar Negeri China Wang Yi ©Kementerian Luar Negeri Rusia/TASS

BEIJING.NIAGA.ASIA — Menteri Luar Negeri China Wang Yi pada hari Rabu mengecam kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan baru-baru ini sebagai ‘lelucon mutlak.’

“Ini benar-benar lelucon,” kata Kementerian Luar Negeri China mengutip perkataan Wang Yi dalam Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN ke-55 di Kamboja, dikutip dari TASS.

“Amerika Serikat di bawah bendera demokrasi secara mencolok mencampuri urusan dalam negeri China, sementara Tsai Ing-wen [kepala pemerintahan Taiwan] dan pasukan sekutunya yang mendukung kemerdekaan Taiwan, menguasai Amerika Serikat dan mengkhianati kepentingan nasional,” Wang Yi menambahkan.

Ketua DPR AS tiba di Taiwan pada Selasa malam, meskipun ada protes dari Beijing. Kunjungan tersebut merupakan perjalanan pertama pejabat AS dengan jabatan itu dalam 25 tahun terakhir.

China telah berulang kali memperingatkan bahwa perjalanan itu, jika terjadi, tidak akan dibiarkan tanpa konsekuensi dan tindakan keras akan menyusul.

Taiwan telah diperintah oleh pemerintahan lokalnya sejak 1949 ketika sisa pasukan Kuomintang yang dipimpin oleh Chiang Kai-shek (1887-1975) dikalahkan dalam Perang Saudara Tiongkok dan berlindung di pulau itu.

Taiwan telah melestarikan bendera dan beberapa simbol Republik Tiongkok lainnya yang telah ada sebelum Komunis mengambil alih daratan.

Menurut posisi resmi China yang didukung oleh sebagian besar negara, termasuk Rusia, Pulau Taiwan adalah salah satu provinsi China.

Sumber : Kantor Berita TASS | Editor : Saud Rosadi

Tag: