aa
Tersangka pencurian di rumah lagi kosong, Amran alias Acok. (Foto Polres Nunukan)

NUNUKAN.NIAGA.ASIA-Kebiasaan Amran alias Acok (37) mencuri aneka barang di rumah lagi kosong karena ditinggal pemiliknya, untuk sementara terpaksa dihentikannya sebab, Acok yang eks TKI deportasi tahun 2018 itu dan sementara tinggal di  Persemaian, Kecamatan Nunukan, hari Minggu (10/2) tertimpa sial, dia ditangkap Polisi dari Polres Nunukan.

“Tersangka melakukan pencurian pada bulan Desember 2018 di kampung Timur. Saat ditangkap Acok juga  berusaha melawan Polisi. Acok sempat mencabut senjata tajam  yang terselip dipinggangnya,” kata Kasubag Humas Polres Nunukan, Iptu M Karyadi, Senin (11/02/2019).

Acok sengaja memilih sasaran rumah yang sedang ditinggal pemiliknya. Dalam aksinya itu Acok mengambil 1 unit sepda motor, 2 unit kulkas, 1 unit mesin cuci, 1 unit dispenser, 1 buah kipas angin, 1 buah tong gas, 3 buah piring pirex, 1 buah tas koper, 1 buah tas kulit, 1 buah jam tangan, 1 buah mesin air dan uang tunai.“Pelaku spesialis rumah kosong ini sudah 1 bulan kita cari. Dia secara continue mengambil barang-barang saat rumah kosong,” bebernya.

aa
Barang hasil curian Acok. (Foto Polres Nunukan)

Acok adalah salah seoarang eks Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang dipulangkan Agustus 2018 dalam program deportasi Malaysia ke wilayah Kabupaten Nunukan. Selama di Nunukan, pelaku menumpang di pondok kebun milik pakcik Imam jalan Persemaian.“Ada beberapa eks TKI deportasi diamankan karena kasus pencurian di Nunukan, rata-rata dari mereka tidak memiliki pekerjaan,” tutupnya. (002)

 

 

 

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *