Mengenal Lagi Jenis BBM, Produk Gasoline dan Gasoil Pertamina

Petugas SPBU melayani pembelian bahan bakar minyak (BBM). Pertamax dan Pertamax Turbo dengan semua keunggulannya menjadi andalan Pertamina tahun 2022 ini (Foto : HO/Pertamina MOR VI Kalimantan)

DENPASAR.NIAGA.ASIA – Pertamina sebagai BUMN migas berkomitmen terus memenuhi kebutuhan energi di tanah air. Masyarakat perlu memahami lagi jenis bahan bakar minyak (BBM), produk gasoline dan gasoil yang diproduksi Pertamina.

Jenis BBM dikelompokkan menjadi tiga. Pertama adalah BBM bersubsidi, atau Jenis Bahan bakar Tertentu (JBT). Dua produk Pertamina saat ini yang masuk kategori JBT adalah minyak tanah dan bio solar.

Kedua, adalah tidak bersubsidi tapi penugasan. Namanya jenis BBM khusus penugasan atau JBKP,” kata Sales Branch Manager Pertamina Kaltimtara Muhammad Rizal dalam paparan saat Media Gathering Pertamina Kalimantan 16-18 Maret 2022 di Bali, Kamis (17/3).

Rizal menerangkan, sebelumnya dikenal produk Premium yang masuk kategori JBKP, di mana harganya ditentukan oleh pemerintah.

“Kemudian yang ketiga adalah jenis bahan bakar umum atau JBU. Di mana, harganya ditentukan badan usaha meski tidak sepenuhnya ditentukan badan usaha. Contohnya Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite serta Pertamina Dex,” ujar Rizal.

Produk Gasoline dan Gasoil

Secara umum, produk Pertamina masuk ke dalam dua pengelompokkan Gasoline dan Gasoil. Untuk Gasoline misalnya BBM memiliki angka RON (Research Octane Number) berbeda mulai dari RON 88 sampai 100.

“Seperti mulai dari Premium, Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamax Racing. Untuk Pertamax Turbo, Alhamdulillah sudah sampai di semua provinsi di Kalimantan,” ujar Rizal.

Pertamax Turbo Borneo Road to Mandalika hdi SPBU 61.761.03 Jalan MT Haryono, Balikpapan. (Foto : HO-Pertamina Kalimantan)

Selain itu juga, lanjut Rizal, untuk produk Gasoil juga ada tiga produk.

“Seperti Bio Solar, Dexlite dan Pertamina Dex. Di mana, ketiga produk itu memiliki cetane number (CN) berbeda. Mulai dari 48, 51 dan 53. Jadi, yang membedakan itu adalah cetane number untuk gasoil dan nilai RON untuk gasoline,” jelas Rizal.

Pertamax Turbo jadi Andalan

Pertamina saat ini tengah berupaya memajukan produk Pertamax Turbo yang memiliki sejumlah keunggulan, sesuai jargon Perfection in Performance.

“Di mana, ini adalah upaya Pertamina menyediakan BBM yang powerfull untuk kendaraan yang sesuai,” sebut Rizal.

Logo baru Pertamax Turbo yang memiliki RON 98

Menandai upaya memajukan Pertamax Turbo itu, Pertamina telah mendesain ulang logo Pertamax Turbo setelah tahun 2020 lalu.

Rizal juga membeberkan 4 kelebihan Pertamax Turbo. Pertama, Pertamax Turbo meniliki RON lebih tinggi yakni 98. Kedua, konsumsi Pertamax Turbo mampu meningkatkan akselerasi kecepatan kendaraan.

Ketiga, Ignition Boost Formula (IBF) itu lebih bagus, membuat mesin lebih responsif dan performa menjadi sempurna. Dan terakhir, Pertamax Turbo lebih ramah lingkungan,” jelas Rizal.

“Karena Pertamax Turbo ini dirancang sesuai standar EURO 4 dengan kandungan sulfur di bawah 500 ppm (parts per million) dengan harga jual Rp 14.800 per liter. Sedangkan untuk Pertamax Rp 9.200 per liter,” rinci Rizal lagi.

Masih disampaikan Rizal, di dalam kandungan Pertamax dan Pertamax Turbo, terdapat teknologi Pertatex yang mampu membersihkan endapan kotoran di dalam rongga mesin kendaraan. Sehingga, penggunaannya mampu menjadikan mesin awet untuk digunakan pada kendaraan sehari-hari.

Pertamina Dex Lebih Efisien

Berikutnya, yang paling diandalkan atau hightly dalam produk gasoil tahun ini adalah Pertamina Dex yang memiliki CN paling tinggi.

“Secara ekonomis, konsumsi pada kendaraan menjadi lebih efisien (dibanding Bio Solar dan Dexlite),” terang Rizal.

Penulis : Saud Rosadi | Editor : Saud Rosadi

Tag: