Mengenal Mahasiswi Bontang di Samarinda Diduga Aborsi di Kamar Kos

Polwan saat berbincang dengan mahasiswi AN pelaku aborsi (Foto : Niaga Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – AN (25), mahasiswi salah satu kampus di Samarinda diduga melakukan aborsi di kamar kosnya di Jalan Wolter Monginsidi (eks Jalan Swadaya). Kesehariannya dia dikenal sosok pendiam.

Didampingi Polwan Polresta Samarinda, mahasiswi AN terlihat begitu tenang sore ini. Dia memperlihatkan bagian-bagian di kamar kosnya di kamar kos nomor 202 bangunan Kos Swadaya disela kegiatan olah TKP kepolisian.

Pemilik kos Swadaya, Arya Gunawan (38) mengatakan, AN adalah penghuni kosnya dua bulan terakhir ini dan berasal dari kota Bontang. Keperluan dia indekos adalah alasan pendidikan.

“Dia (AN) bilang sedang penelitian karena dia mahasiswi,” kata Arya saat berbincang, Rabu (22/9) sore.

Berita terkait :

Indekos di Samarinda Heboh Mahasiswi Diduga Aborsi, Janin di Pot Bunga Ditutupi Pasir

Kesehariannya, AN dikenal pendiam dan suka menyendiri. Tidak terlihat bahwa dia sedang mengandung janin. “Dia kalau belanja ke warung, jalan sekitar kos selalu pakai mukena. Jadi tidak ada yang curiga,” ujar Arya.

Arya sendiri sempat kaget begitu mendapatkan telepon ada temuan mayat di salah satu kamar kosnya. Apalagi penghuni kamar kos tidak memberitahukan dia sama sekali.

“Biasanya kan kalau ada apa-apa anak kos kasih kabar telpon atau lewat WhatsApp,” ungkap Arya.

Botol minuman bersoda dan obat-obatan disita sebagai barang bukti dugaan kasus aborsi mahasiswi AN (Foto : Niaga Asia)

Terkejutnya lagi, Arya melihat AN datang bersama Polwan. Bahkan sapaan dia kepada AN tidak digubris. Belakangan baru tahu AN diduga aborsi dimana jasad janinnya disimpan di ember yang dijadikan pot berisi pasir di kamar 202 yang tidak lain adalah kamar AN.

“Saya lihat dia datang sama Polwan. Saya tanya kamu kenapa tapi dia di saja,” ungkap Arya.

Tempat diduga digunakan mahasiswi AN menutup jasad janin menggunakan pasir (Foto : Niaga Asia)

Bangunan kos milik Arya sendiri cukup mewah. Ada dua bangunan kos terbuat dari beton berisi 50 kamar yang dihuni mahasiswi dan karyawati. “Memang ini kos untuk cewek. Kamar mandi di dalam untuk karyawati dan kos satu lagi untuk mahasiswi kamar mandi di luar,” demikian Arya.

Kasus dugaan aborsi itu memang bikin heboh warga setempat. Mereka tidak menyangka AN adalah pelakunya. Kesehariannya memang AN dikenal kerap menggunakan mukena.

Masih di lokasi kejadian, Kasubnit INAFIS Satreskrim Polresta Samarinda Aipda Harry Cahyadi menerangkan, terpenting saat ini adalah merawat kondisi mahasiswi itu.

“Kita jaga agar ibunya selamat. Kami minta kepada warga, kalau tahu ada keluarganya atau datang ke sini beritahukan bahwa kami di RSUD AW Sjachranie,” kata Harry.

Tim INAFIS mengamankan barang bukti obat-obatan diduga obat penggugur kandungan dan botol-botol minuman bersoda. Kasus itu kini dalam penyelidikan Polsek Samarinda Ulu.

Penulis : Saud Rosadi | Editor : Saud Rosadi

Tag: