Merespons Cina, AS Dimungkinkan Tingkatkan Postur Militernya di Indo-Pasifik

Asisten Menteri Pertahanan bagi Urusan Keamanan Indo-Pasifik Ely Ratner (tangkapan layar/NHK)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA — Seorang pejabat berpangkat tinggi di Pentagon mengisyaratkan bahwa Amerika Serikat (AS) tampaknya akan meningkatkan postur militernya di kawasan Indo-Pasifik pada tahun depan sebagai respons atas pengembangan militer Cina.

Ely Ratner, Asisten Menteri Pertahanan bagi Urusan Keamanan Indo-Pasifik, menyampaikan perkuliahan di sebuah lembaga kajian di Washington pada hari Kamis 8 Desember 2022.

Ratner mengatakan Cina diyakini mencoba mengembangkan kemampuan yang berpotensi membuatnya lebih mudah dalam “menguasai pulau Taiwan atau menggunakan agresi militer”.

“Ia menambahkan bahwa AS saat ini mengambil tindakan untuk “memperkuat daya gentar” guna menjamin bahwa tidak akan pernah mudah bagi Cina untuk melakukan aksi seperti itu,” tulis laporan kantor berita publik NHK dilansir Jumat.

Ratner menyinggung pengumuman pemerintah AS pada Selasa 6 Desember 2022 bahwa pihaknya akan meningkatkan pasukan di Australia.

Ia mengatakan, “2023 tampaknya akan menjadi tahun yang paling transformatif bagi postur pasukan AS di kawasan itu dalam satu generasi.”

Ratner melanjutkan dengan mengatakan orang-orang akan “cukup puas dengan hasil yang akan diluncurkan sepanjang tahun 2023”.

Sumber : Kantor Berita NHK | Editor : Saud Rosadi

Tag: