AA
Hj Ardiningsih. (NIAGA.ASIA)

SAMARINDA.NIAGA,ASIA-Dari 10 kabupaten/kota se-Kaltim, hanya Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara yang tidak mendapat formasi tambahan pengawai baru  atau CPNS/ASN (Calon Pegawai Negeri Sipil/Aparatur Sipil Negara) yang dibuka Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (PAN-RB) di tahun 2018.

“Alasan Kukar tidak mendapat formasi atau kuota CPNS karena belum menyelesaiakn penataan kepegawaian,” ungkap Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Timur, Dra. Hj Ardingsih, M.Si dalam nota dinasnya tertanggal 10 September 2018 yang ditujukan ke  Gubernur Kaltim, H Awang Faroek Ishak dan Penjabat Sekdaprov Kaltim, DR. Hj Meiliana.

Untuk 9 kabupaten/kota se-Kaltim Kementerian PAN-RB memberikan formasi sebanyak 1.833 dengan rincian,  formasi umum 1.805  dan formasi Honorer K-2 sebanyak 28. Adapun formasi lengkap untuk kabupaten/kota, Samarinda 313 (Formasi Umum 289 dan Honorer K-2 sebanyak 24), Balikpapan 189 (Formasi Umum 189 dan Honorer K-2 sebanyak 4). Tujuh daerah lainnya hanya mendapat formasi umum dengan rincian, Bontang (196), Paser (177), Penajam Paser Utara (160), Berau (94), Mahakam Ulu (314), Kutai Timur (243), dan Kutai Barat 147.

Kemudian untuk formasi Pemprov Kaltim, Kementerian PAN-RB memberikan kuota sebanyak 328 dengan rincian, formasi untuk tenaga pendidik 211, tenaga kesehatan 50, dan tenaga teknis 67. Formasi yang diberikan untuk Pemprov Kaltim ada 2 jenis yakni, Formasi Khusus dan Formasi Umum.

Formasi Khusus adalah formasi meliputi putra/putri lulusan terbaik dengan pujian (cumlaude) maksimal 5% dari total alokasi formasi yang ditetapkan dan penandang disabilitas minimal 1% dari total alokasi formasi yang ditetapkan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing instansi. Formasi Umum yaitu pelamar yang tidak termasuk kriteria cumlaude dan disabilitas.

“Pelaksanaan seleski terdiri dari 3 tahapan; seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar, dan seleksi kompetensi bidang,” ujar Ardiningsih. Seleksi komptensi dasar dan bidang menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang penyelenggaraannya difasilitasi oleh BKN (Badan Kepegawaian Negara). Waktu pelaksanaan, kata Ardingsih, pendaftaran dimulai tanggal 19 September. Pengumuman Peserta SKD 16 Oktober, Pelaksanaan Tes Cat SKD dan SKB 20 Oktober. Pengumuman kelulusan 30 November 2018. (001)

Berita Terkait