aa
Mobil carteran wrtawan terguling di simpang tiga Kubar-Kalteng, Sabtu (27/10)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Mobil cartaren yang ditumpangi lima wartawan dari lima media berbeda mengalami kecelakaan tunggal, hari  Sabtu (27/10) sekitar pukul 17.00 Wita di jalan poros trans Kalimanatan dekat simpang tiga ke Kalteng, Kutai Barat.

Dalam peristiwa itu, mobil Avansa KT 1926 AJ  yang dikemudikan Saiful, warga Jalan Trisari, Kelurahan Sidodadi, Samarinda terguling ke luar badan jalan, menyebabkan salah seorang jurnalis, Heri Efendi, wartawan SCTV mengalami cidera bahu, dislokasi sambungan lengan dengan bahunya. Sedangkan empat lainnya Mashardiansasyah (NET TV), Muhammad Amin (Metro TV), Sena, Wartawan Update Indonesia, dan Labonk , Fotografer Kaltim Post cidera ringan dan shock.

“Kelima wartawan itu bagian dari rombongan jurnalis Kaltim yang tergabung dalam tugas peliputan di Mahakam expose 2018  dan Jurnalis Anti Hoaks yang juga menyelenggarakan kegiatan penyuluhan dan Deklarasi Anti Hoaks di Ujuh Bilang, Kabupaten Mahakam Ulu,” kata Ketua Gerakan Jurnalis Anti Hoaks Kaltim, Charles Siahaan, hari Minggu (28/10).

Menurut Charles, mobil yang ditumpangi kelima wartawan tersebut terguling dalam perjalanan pulang ke Samarinda. Heri salah seorang wartawan harus mendapatkan perawatan pertama di klinik Borneo Medika di Kampung Muara Lawa. Kemudian, Heri terpakasa harus dirujuk menuju Rumah Sakit(RS) Umum Daerah Harapan Insan Sendawar (HIS) untuk mendapatkan perawatan intensif.

“Sedangkan 4 orang rekan jurnalis kaltim lainnya berhasil selamat dalam kecelakan tersebut. Setelah mendapatkan pemeriksaan pertama di klinik Borneo Medika, keempat rekan wartawan lainnya yakni, Sena, Amien, Ade, dan Labonk langsung melanjutkan perjalanan menuju samarinda dengan kendaraan lain yang juga dicarter,” ungkapnya. Sedangkan sopirt,  Saiful (40), kelahiran Jember. Merupakan warga jalan Trisari kelurahan sidodadi,Samarinda ulu kini telah di amankan di Polres Kubar beserta unit kendaarannya (mobil).

Berdasarkan laporan wartawan yang jadi penumpang mobil naas tersebut, Saiful memang sedang memacu kendaraannya dengan cukup kencang.  Saat hendak menyalip tiga mobil di depannya, sopir lepas kontrol dan mobil tepental keluar dari badan jalan dan terguling. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara diketahui Saiful tidak memiliki SIM (Surat Ijin Mengemudi). (001)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *