
SAMARINDA.NIAGA.ASIA — Mobil dinas dobel kabin Toyota Hilux berpenumpang Kepala Biro Administrasi Pembangunan (Adbang) Sekretariat Daerah Provinsi Kaltim, Irhamsyah, terguling di perjalanan kunjungan kerja dari Kutai Barat ke Mahakam Ulu, Selasa 6 Januari 2026.
Keterangan diperoleh peristiwa itu terjadi saat Irhamsyah bersama rombongan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud melintas di jalur Hutan Tanaman Industri (HTI), Desa Tuana Tuha, Kenohan, Kutai Kartanegara. Mobil Irhamsyah terguling ke parit besar.
Dokumentasi visual dari kecelakaan itu beredar luas di media sosial Instagram pada Rabu 7 Januari 2026.
Irhamsyah mengonfirmasikan bahwa kejadian itu terjadi pada hari pertama giat kunjungan kerja Gubernur yang berlangsung selama tiga hari, mulai 6 – 8 Januari 2025.
Irhamsyah menjelaskan saat insiden itu terjadi, dia berada dalam mobil itu, bersama staf dan sopir. Lokasi kejadian tepatnya ada di area konsesi PT Acacia Andalan Utama (AAU), Kutai Kartanegara.
“Di hari pertama insiden tersebut terjadi di area PT AAU, jalan itu jalur HTI. Kondisi jalan saat itu berkabut dan tanah berpasir, jadi jarak pandang terbatas,” kata Irhansyah dalam penjelasan yang diterima diterima niaga.asia, Rabu 7 Januari 2026.

Dia menegaskan bahwa saat kejadian itu, kondisi medan jalan memang tidak mulus, dan bukan karena kebut-kebutan. Kondisi jalan yang tidak stabil membuat mobil sulit dikendalikan, hingga akhirnya terguling ke samping badan jalan, dan masuk ke dalam parit besar.
“Kecepatan kami tidak lebih dari 40 km/jam. Kondisi jalan tidak memungkinkan untuk menggunakan kecepatan yang tinggi,” terang Irhamsyah.
Meski mobil mengalami kerusakan dan sempat terguling ke parit, Irhamsyah memastikan bahwa dia dan dua orang lainnya dalam kondisi selamat, tanpa luka sedikit pun.
“Kami bertiga, saya sendiri kemudian ada staf dan supir bertiga semua sehat walafiat. Buktinya kejadian di Tuana Tuha, saya sekarang bisa sampai di Ujoh Bilang Long Bagun Mahakam Ulu,” jelas Irhamsyah.
Setelah insiden terjadi, proses evakuasi kendaraan segera dilakukan oleh tim di lapangan untuk dikembalikan ke Samarinda.
Irhamsyah bersama rombongan semobilnya tetap melanjutkan perjalanan menuju lokasi agenda Gubernur dengan menumpang unit kendaraan lain, agar tidak menghambat rangkaian kerja di Mahakam Ulu.
“Tidak ada cedera sedikit pun, tim yang lain juga bisa mengikuti kegiatan sampai akhir,” jelasnya.

Sementara, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim Muhammad Faisal mengatakan, iring-iringan kendaraan memang terhalang debu dari jalanan.
“Rute yang kita ambil menuju ke Mahulu melalui Muara Jawa. Insiden itu terjadi, mobil masuk ke parit besar bukan sungai, karena lepas dari jembatan kayu sehingga terjadi penyempitan,” kata Faisal.
Faisal juga mengingatkan kepada masyarakat bijak dalam bermedia sosial, dan tidak mudah termakan berita yang tidak akurat.
Sebab di media sosial disebutkan bahwa kecelakaan ini terjadi karena mobil plat merah melakukan kebut-kebutan di jaan sehingga masuk ke jurang.
“Medsos, kecepatan berita itu penting tapi ketepatan dan akurasi itu juga penting. Jangan memperkeruh suasana dengan judul judul bombastis yang hanya dibaca orang saja. Biasakan menggunakan kaidah jurnalistik,” demikian Muhammad Faisal.
Penulis: Nur Asih Damayanti | Editor: Saud Rosadi
Tag: KecelakaanPemprov Kaltim