
BALIKPAPAN.NIAGA.ASIA – Aktivitas perjalanan udara menjelang Lebaran 2026 di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan diperkirakan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Selama periode angkutan Lebaran, jumlah penumpang diproyeksikan mencapai lebih dari 313 ribu orang, baik yang berangkat maupun yang tiba di Balikpapan.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan, Iwan Winaya Mahdar menerangkan, peningkatan mobilitas masyarakat melalui jalur udara diperkirakan mencapai sekitar dua persen dibandingkan periode Lebaran tahun lalu.
“Secara keseluruhan memang ada peningkatan sekitar dua persen dibandingkan tahun 2025. Total penumpang yang diperkirakan melalui Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan mencapai kurang lebih 313 ribu orang, baik penumpang keberangkatan maupun kedatangan,” kata Iwan saat pembukaan Posko Angkutan Lebaran 1447 Hijriah/2026, Kamis 12 Maret 2026.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang tersebut, pengelola bandara bersama sejumlah maskapai telah menyiapkan penerbangan tambahan atau extra flight. Hingga saat ini tercatat sekitar 59 penerbangan tambahan telah disiapkan untuk melayani kebutuhan masyarakat selama musim mudik.
Rute tambahan itu difokuskan pada jalur penerbangan dengan permintaan tinggi, seperti menuju Jakarta melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Surabaya, Berau, serta beberapa kota tujuan domestik lainnya, yang dioperasikan sejumlah maskapai nasional, di antaranya Garuda Indonesia, Citilink, dan Batik Air.
Menurut Iwan, tingginya minat masyarakat untuk mudik membuat sebagian besar tiket penerbangan tambahan tersebut sudah terjual habis.
“Extra flight sampai saat ini sudah ada 59 penerbangan tambahan. Namun hampir seluruh tiketnya juga sudah full book. Artinya kebutuhan masyarakat untuk mudik cukup tinggi,” jelasnya.
Selain faktor permintaan perjalanan, kebijakan pemerintah berupa potongan harga tiket pesawat juga turut mendorong peningkatan jumlah penumpang. Diskon tarif penerbangan yang mencapai sekitar 15 persen dinilai cukup membantu masyarakat merencanakan perjalanan pulang kampung.
“Pemerintah memberikan potongan tarif angkutan udara hingga sekitar 15 persen dan ini direspons cukup baik oleh masyarakat. Terbukti tiket penerbangan saat ini banyak yang sudah terjual habis,” tambahnya.
Adapun puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-3 Lebaran atau sekitar 18 Maret 2026, dengan jumlah pergerakan penumpang diprediksi mendekati 20 ribu orang dalam satu hari, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.
Meski demikian, tren perjalanan menunjukkan bahwa jumlah penumpang yang berangkat dari Balikpapan cenderung lebih besar dibandingkan yang datang.
“Untuk puncaknya diprediksi H-3, sekitar 18 Maret 2026 dengan hampir 20 ribu penumpang. Namun kecenderungannya masyarakat lebih banyak berangkat dari Balikpapan untuk mudik,” ungkap Iwan.
Selama musim mudik Lebaran tahun ini, terdapat lima rute favorit yang paling diminati penumpang dari Balikpapan, yakni menuju Jakarta melalui Soekarno–Hatta International Airport, kemudian Makassar, Surabaya, Yogyakarta, dan Tarakan.
Pihak bandara juga masih membuka peluang adanya tambahan penerbangan dari maskapai lain apabila permintaan perjalanan terus meningkat menjelang puncak arus mudik Lebaran.
Penulis: Heri | Editor: Saud Rosadi
Tag: BalikpapanBandara BalikpapanBandara SAMSMudik