Anggota Komisi III DPRD Kaltim dari Fraksi PAN, Muspandi. (Foto Intoniswan/Niaga.Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Anggota Komisi III DPRD Kaltim dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), H Muspandi menyebut pembangunan infrastruktur untuk Kabupaten Paser dan Penajam Paser Utara (PPU) tidak adil. Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat  (PUPR dan Pera)Kaltim sedikit mengalokasikan anggaran untuk Paser dan PPU dibandingkan dengan anggaran yang dialokasikan bagi Kota Samarinda, Balikpapan, dan Kutai Kartanegara.

“Dalam rapat tadi saya sampaikan, tolonglah Dinas PUPR dan Pera meningkatkan, merawat jalan provinsi yang ada di Paser dan PPU. Panjang jalan provinsi di kedua kabupaten tersebut lebih dari 150 kilometer, yakni ruas Petung – Samboja dan ruas  Kerang – Tanjung Aru,” ungkap Muspandi menjawab Niaga.Asia, Selasa (11/3/2020) disela-sela rehat rapat kerja dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pera Provinsi Kaltim, HM Taufik Fauzi di Lantai 3 Gedung D DPRD Kaltim.

Menurut Muspandi yang berasal dari Dapil Paser dan PPU di Pileg 2019 ini, dalam rapat dia menyampaikan, dari aspirasi masyarakat yang dihimpunnya dari dua kali reses di Paser dan PPU, masyarakat meminta infrastruktur (jalan) di dua kabupaten tersebut ditingkatkan kualitasnya, kemudian dipelihara secara teratur.

“Jalan provinsi di Paser dan PPU tak terpelihara dengan baik, padahal Paser dan PPU adalah kawasan penyangga paling dekat dengan kawasan ibu kota negara nantinya,” tandasnya.

Muspandi mengatakan, gambaran sementara yang diperolehnya, dari  pelaksanaan APBD Kaltim Tahun Anggaran 2019, ada sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa) lebih dari Rp2 triliun. Ia berharap silpa itu nantinya dialokasikan di APBD-Perubahan 2020 lebih besar untuk pembangunan infrastruktur di Paser dan PPU.

“Masyarakat ingin merasakan  ruas-ruas jalan provinsi di Paser dan PPU nyaman dilintasi dan mendukung keduanya menjadi penyangga ibu kota negara baru” pungkasnya. (001)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *