aa
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bontang, Muhammad Romdhoni saat memberikan informasi terkait pentingnya ikut kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Foto Ismail)

BONTANG.NIAGA.ASIA-Nelayan di Kota Bontang diajak BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bontang untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Sebagai langkah awal telah dilaksanakan sosialisasi ke nelayan tentang manfaat yang didapat apabila ikut program BPJS Ketenagakerjaan. Sosialisasi ke nelayan dilangsungkan di Aula Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Tanjung Limau, Rabu (15/5/2019) pagi.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bontang Muhammad Romdhoni menyampaikan manfaat yang didapat nelayan apabila menjadi peserta program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian Sektor Bukan Penerima Upah. Dengan membayar iuran  Rp 16.800 per bulan, maka nelayan sudah dilindungi dua program sekaligus, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). “Nelayan dilindungi 24 jam, mulai sejak berangkat ke laut  hingga kita kembali ke rumah,” kata Romdhoni.

Dikatakan,  Program Bukan Penerima Upah (BPU) diperuntukkan bagi pekerja yang bekerja di sektor informal. Pekerja sektor informal meliputi petani, nelayan, tukang ojek, hingga atlet. Program BPU memberikan perlindungan yang sama dengan pekerja yang bekerja di sektor formal dengan besaran iuran yang tidak berbeda jauh.

“Namanya musibah seperti kecelakaan kerja, kita tidak tahu kapan datangnya. Makanya kami harap kepada masyarakat Kota Bontang yang bekerja sebagai buruh, ojek, nelayan, petani, atau berwirausaha segera mendaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran yang sangat murah sudah mendapat perlindungan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian,” ujarnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *