
SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Nilai ekspor Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada November 2025 tercatat US$1.685,71 juta, atau turun sebesar 9,70 persen dibandingkan dengan Oktober 2025. Penyebabnya antara lain karena menurunnya ekpsor batubara ke China dan Vietnam.
Demikian disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik Kaltim, Dr. Yusniar Juliana, SST. MIDEC dalam konferensi pers secara daring, hari ini, Senin (05/01/2026).
Menurut Yusniar, ekspor migas November 2025 tercatat sebesar US$126,28 juta, atau turun sebesar 36,68 persen dibandingkan dengan Oktober 2025. Sementara itu, ekspor nonmigas tercatat US$1.559,43 juta, atau turun sebesar 6,48 persen.

Sedangkan nilai impor Provinsi Kalimantan Timur pada November 2025 tercatat sebesar US$437,54 juta, atau turun sebesar 7,43 persen jika dibandingkan dengan nilai impor Oktober 2025.
“Nilai impor migas tercatat sebesar US$350,21 juta, atau turun sebesar 11,29 persen dibandingkan dengan nilai impor Oktober 2025. Sebaliknya, nilai impor nonmigas November 2025 tercatat sebesar US$87,33 juta, atau naik sebesar 12,12 persen,” katanya.
Neraca perdagangan Provinsi Kalimantan Timur pada November 2025 mengalami surplus sebesar US$1.248,17 juta. Neraca perdagangan sektor nonmigas tercatat surplus sebesar US$1.472,10 juta, sebaliknya sektor migas tercatat defisit sebesar US$223,93 juta.
Penulis: Intoniswan | Editor: Intoniswan
Tag: Ekspor