NTP April 2020 Masih Lebih Tinggi Dibandingkan Indeks Harga yang Dibayar Petani

Ilustrasi: Petani di sekitar hutan  (Foto: Kementerian LHK)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA- Angka NTP April sebesar 109,68 diperoleh dari perbandingan Indeks harga yang diterima petani (It) sebesar 114,90 dengan Indeks harga yang dibayar petani (Ib) sebesar 104,76 atau dengan kata lain nilai produk yang dihasilkannya di bulan April 2020 lebih tinggi dari nilai produk yang harus dibelinya untuk keperluan sehari-hari.

Demikian klarifikasi disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur, Anggoro, Rabu (6/5/2020)  atas pemberitaan Niaga.Asia,  Selasa (5/5/2020) dengan judul berita; “Ekonomi Kaltim Mulai Terdesak”

berita terkait:

Ekonomi Petani di Kaltim Mulai Terdesak

                Menurut Dwi, alinea awal dari pemberitaan Niaga.Asia berbunyi;  “Petani di Kalimantan Timur (Kaltim) mulai terdesak karena nilai produk yang dihasilkannya di bulan April 2020 lebih rendah dari nilai produk yang harus dibelinya untuk keperluan sehari-sehari. NTP (Nilai Tukar Petani) Provinsi Kaltim April 2020 sebesar 109,68 atau turun 2,51 persen dibanding NTP pada bulan Maret 2020.”

Jika yang menjadi alasan adalah kalimat selanjutnya yang berbunyi: ”NTP (Nilai Tukar Petani) ProvinsiKaltim April 2020 sebesar 109,68 atau turun 2,51 persen dibanding NTP pada bulan Maret 2020”, menurut Dwi lagi,   maka pernyataan pada alinea awal tersebut menjadi keliru. (001)

Demikian klarifikasi dari BPS Kaltim ini ditayangkan sebagai koreksi atas pemberitaan terkait yang ditautkan dalam berita ini. Klarifikasi ini ditayangkan pada tanggal 6 Mei 2020.

Atas ditayangkannya klarifikasi ini, ketidakakuratan diberita sebelumnya dengan sendirinya sudah diperbaiki sebagaimana diatur di Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *