Oknum Driver Taksi Online Curi Uang Milik Penumpang

Oknum driver taksi online ini ditangkap setelah tidak mengembalikan tas berisi uang  milik penumpang yang tertinggal di mobilnya. (Foto Humas Polres Metro Jakbar)

JAKARTA.NIAGA.ASIA – Oknum driver taksi online G berinisial CNT (23) harus berurusan dengan aparat di Polsek Metro Taman Sari lantaran membawa kabur uang milik penumpangnya yang tertinggal dimobil yang dikemudikannya

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Moch Taufik Iksan, mengatakan, Polsek Metro Taman Sari mengamankan CNT setelah mendapatkan laporan dari korbannya.

“Kemudian dilakukan rangkaian penyelidikan dan berhasil mengamankan CNT,” ujarnya, Senin, 11/7/2022.

Sementara dikesempatan yang sama Kapolsek Metro Taman Sari AKBP Rohman Yonky Dilatha menjelaskan, kejadian itu bermula dari korban bernama AH pada hari Senin tanggal 20 Juni 2022 sekira pukul 15.00 WIB  memesan taksi online dengan tujuan ke Dapoer Djoeang Pondok Cina Jakarta Selatan.

Setelah sampai di tempat tujuan sekitar 18.15, korban minta CNT untuk menunggu dengan perjanjian akan ditambah pembayarannya.

“Kemudian sekitar jam 22.00, korban berangkat dari Dapoer Djoeang Pondok China Jakarta Selatan ke Hotel Red Star Mangga Besar VII. Setelah korban turun dari taksi online  Grab itu,  membayar biaya ke CNT r berikut tips sebesar Rp500.000,” kata Rohman.

Sekitar jam 23.18 WIB, AH baru menyadari bahwa tasnya yang berisikan uang tunai sebesar Rp10.000.000 tertinggal di dalam mobil dan segera menghubungi CNT.

CNT menjawab; “Sabar ya saya putar di lampu merah” ujar korban menirukan ucapan CNT.

Namun setelah ditunggu, CNT tidak kembali menemui korban. Korban menelepon sebanyak 2 (dua) kali namun tidak diangkat dan Handphone dimatikan CNT.

Mengalami kejadian tersebut kemudian korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Metro Taman Sari.

Dibawah pimpinan Kanit Reskrim Polsek Metro Taman Sari. AKP Roland Olaf Ferdinan bergerak cepat dan selang 2 hari setelah kejadian berhasil mengamankan pelaku.

“Pelaku saat ditangkap tidak berontak dan mengakui semua perbuatannya. Barang yang diambil yakni tas berisikan uang tunai Rp10 juta, buku tabungan dan juga ATM,” ungkap Rohman.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Sumber:  Humas Polres Metro Jakbar | Editor: Intoniswan

Tag: